Trump Usulkan Biaya Visa H-1B US$103.265, Perusahaan AS Bisa Terbebani

Oleh Zahra Zahwa pada 25 Aug 2026, 17:35 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump mengusulkan biaya baru sebesar US$103.265 untuk visa H-1B. Usulan tersebut muncul beberapa bulan setelah hakim federal membatalkan kebijakan biaya visa H-1B sebesar US$100.000.

Pemerintahan Trump menyampaikan rencana baru itu melalui regulasi yang diajukan pada Senin. Pemerintah mengklaim biaya tersebut bertujuan menutup biaya operasional sistem imigrasi.

Selain itu, pemerintah berharap kebijakan tersebut mendorong perusahaan Amerika merekrut lebih banyak pekerja lokal. Pemerintah juga ingin perusahaan meningkatkan upah pekerja Amerika. Namun, aturan tersebut belum berlaku secara resmi. Pemerintah masih membuka proses masukan publik selama 30 hari.

Setelah periode tersebut, pemerintah dapat melanjutkan proses penerapan aturan. Meski begitu, prosesnya bisa berlangsung berbulan-bulan jika aturan tersebut menghadapi gugatan hukum. Visa H-1B memungkinkan tenaga profesional asing bekerja di Amerika Serikat dalam bidang yang membutuhkan keahlian khusus.

Pelamar H-1B harus memiliki gelar sarjana atau kualifikasi pendidikan yang setara. Visa tersebut berlaku selama tiga tahun dan dapat diperpanjang selama tiga tahun berikutnya.

Jika pemerintah menerapkan biaya baru tersebut, perusahaan harus mempertimbangkan beban tambahan ketika merekrut tenaga profesional asing. Di sisi lain, kebijakan itu berpotensi memengaruhi perusahaan yang selama ini mengandalkan pekerja asing untuk mengisi posisi khusus.