JAKARTA, Cobisnis.com – Tersangka pembunuhan Charlie Kirk meminta hakim melarang kamera di ruang sidang. Ia menilai siaran langsung merusak haknya untuk mendapat pengadilan yang adil.
Tyler Robinson dijadwalkan hadir di pengadilan pada Jumat. Namun, tim kuasa hukumnya terus menekan agar liputan media dibatasi.
Pengacara menyebut pemberitaan media telah memengaruhi calon juri secara negatif. Selain itu, mereka menilai liputan yang ada cenderung tidak netral.
Salah satu contoh yang disorot adalah laporan media yang menyebut Robinson mengaku bersalah. Padahal, percakapan di ruang sidang saat itu tidak terdengar jelas.
Media tersebut mengklaim menggunakan analisis pembacaan bibir untuk mendukung laporannya. Namun, pihak pembela menilai metode itu tidak dapat diandalkan.
Tim hukum Robinson menyebut siaran langsung lebih mendorong sensasi dibanding edukasi publik. Mereka juga menilai liputan tersebut memperburuk citra klien mereka.
Sementara itu, jaksa berencana menuntut hukuman mati jika Robinson terbukti bersalah. Kasus ini terkait penembakan pada 10 September di Utah.