Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Oleh Desti Dwi Natasya pada 02 Mar 2026, 14:37 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Bendera merah terlihat berkibar di Iran menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan militer Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu waktu setempat. Pengibaran bendera tersebut memicu perhatian luas karena memiliki makna simbolis yang kuat di kalangan Syiah.

Sejumlah media internasional pada Senin (2/3/2026) melaporkan bahwa bendera merah dikibarkan di atas kubah Masjid Jamkaran, yang berada di kota suci Qom. Dalam tradisi Syiah, bendera merah kerap dimaknai sebagai simbol darah yang belum terbalaskan atau penanda seruan pembalasan.

Akun media sosial X @IranObserver0 menyebut pengibaran itu sebagai “bendera balas dendam” yang mencerminkan kemarahan dan tekad untuk membalas kematian pemimpin tertinggi tersebut. Kantor berita ANI juga melaporkan hal serupa, menyebut masjid tersebut sebagai situs keagamaan penting di Iran.

Qom dikenal sebagai pusat pendidikan teologi Syiah dan memiliki posisi strategis dalam kehidupan religius dan politik Iran. Masjid Jamkaran sendiri semakin menonjol perannya sejak Khamenei naik menjadi pemimpin tertinggi pada 1989.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Kementerian Luar Negeri Oman yang selama ini berperan sebagai mediator antara AS dan Iran, menyatakan bahwa Teheran disebut terbuka untuk langkah deeskalasi pasca serangan balasan.

Sebelumnya, Iran dilaporkan meluncurkan serangan ke sejumlah negara Teluk yang memiliki pangkalan militer AS, termasuk Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan bangunan serta penutupan sementara wilayah udara di beberapa negara.

Menurut laporan Reuters, Iran juga disebut siap membuka ruang pembicaraan di tengah situasi yang terus memanas. Namun hingga kini, ketegangan di kawasan masih tinggi seiring potensi respons lanjutan dari pihak-pihak yang terlibat.