Warisan Jason Collins Masih Hidup, Atlet LGBTQ Masih Takut Terbuka pada 2026

Oleh Zahra Zahwa pada 25 May 2026, 20:28 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Dunia olahraga masih bergulat dengan isu inklusi LGBTQ setelah meninggalnya mantan pemain NBA, Jason Collins. Komisaris National Basketball Association, Adam Silver, mengumumkan kabar duka itu pada 12 Mei 2026.

Collins meninggal pada usia 47 tahun setelah melawan kanker otak agresif selama delapan bulan. Ia mencetak sejarah pada 2013 setelah mengaku sebagai gay saat masih aktif bermain di NBA.

Selain itu, Collins menjadi atlet pertama dari empat liga olahraga pria utama Amerika Serikat yang terbuka mengenai orientasi seksualnya. Sejak kabar kematiannya muncul, banyak atlet dan aktivis memberikan penghormatan.

Pemain Major League Soccer, Collin Martin, menyebut Collins sebagai pelopor penting bagi atlet LGBTQ. Sementara itu, atlet transgender Amerika Serikat, Chris Mosier, menggambarkan Collins sebagai sosok kakak dan mentor.

Namun, lebih dari satu dekade setelah pengakuannya, belum ada pemain aktif NBA lain yang secara terbuka mengaku gay. Situasi itu memicu pertanyaan besar mengenai rasa aman atlet LGBTQ di dunia olahraga profesional.