JAKARTA, Cobisnis.com – YE Live in Jakarta yang akan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi Indonesia. Konser yang diselenggarakan Raw Vision Collective ini diperkirakan menarik lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta, termasuk lebih dari 20.000 pengunjung dari luar negeri.
Penyelenggaraan konser ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Sejumlah sponsor dan mitra juga terlibat, yakni Republik World, InJourney, InJourney Airports, InJourney Retail Sarinah, Telkomsel, Balifiber, Oasis, dan Bluebird Group.
Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan YE Live in Jakarta tidak hanya berfokus pada pertunjukan musik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan Jakarta sebagai destinasi konser internasional. Menurutnya, kehadiran pengunjung dari berbagai daerah dan negara diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam industri hiburan global sekaligus membuka peluang bagi UMKM dan sektor bisnis lokal.
Berdasarkan proyeksi penyelenggara, kedatangan puluhan ribu pengunjung berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari transportasi dan akomodasi hingga kuliner, ritel, dan pariwisata. Peluang tersebut dapat dirasakan oleh pengemudi transportasi daring dan taksi, hotel, guest house, restoran, kafe, pedagang kaki lima, serta pelaku usaha kecil di Jakarta.
Selain mendorong aktivitas bisnis, YE Live in Jakarta diperkirakan melibatkan sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia dalam berbagai fungsi produksi dan operasional. Mereka mencakup pekerja instalasi panggung, teknisi suara dan tata cahaya, kru LED dan video, petugas logistik, pengemudi truk, petugas keamanan, tenaga medis, usher, hingga petugas kebersihan.
Karen menegaskan bahwa para pekerja dan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dari penyelenggaraan konser tersebut. Kontribusi mereka tidak hanya berlangsung di dalam area GBK, tetapi juga mencakup berbagai layanan pendukung yang dibutuhkan pengunjung selama akhir pekan konser.
Menjelang acara utama, Raw Vision Collective telah menggelar sejumlah rangkaian Road to YE Live in Jakarta, termasuk aktivasi di Car Free Day dan pertunjukan “Tunnel Vision: An Ode to YE” di underpass SCBD pada 18 Oktober 2026. Pertunjukan tersebut dipimpin Tony Williams, vokalis dan produser peraih Grammy Award yang telah berkolaborasi dengan YE sejak album The College Dropout.
Acara “Tunnel Vision: An Ode to YE” mempertemukan musisi internasional dengan talenta Indonesia melalui interpretasi baru atas karya-karya YE. Pertunjukan ini memadukan paduan suara kontemporer dengan elemen musik tradisional Indonesia, seperti gendang.
Saat ini, persiapan produksi telah berlangsung di GBK dengan fokus pada kesiapan operasional untuk menghadirkan konser yang aman, nyaman, dan profesional. Melalui kolaborasi pemerintah, sponsor, mitra, pekerja, dan pelaku usaha, YE Live in Jakarta diharapkan menjadi momentum bagi pengembangan industri kreatif sekaligus memperkuat daya tarik Jakarta sebagai destinasi acara musik internasional.
Informasi resmi mengenai konser dan tiket dapat diakses melalui yejakarta.com dan Loket.com.