10 Tahun di Indonesia, Public Gold Perluas Jaringan dan Bidik Pertumbuhan Lebih Besar

Oleh Hidayat Taufik pada 06 Jun 2026, 20:49 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Perusahaan emas dan pelatihan bisnis berbasis emas, Public Gold Indonesia, mencatat pertumbuhan positif selama satu dekade beroperasi di Indonesia. Head of Operations Public Gold Indonesia, Febrina, mengatakan perusahaan optimistis dapat terus memperluas pasar seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas.

Menurut Febrina, Public Gold terus menunjukkan perkembangan yang konsisten selama 10 tahun terakhir. Tahun ini menjadi momentum penting bagi perusahaan setelah berhasil memperoleh sertifikasi dan standar perlindungan produk dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi, khususnya untuk produk Gold Smart dan Gold Bar.

Selain peningkatan kualitas produk, Public Gold juga terus memperkuat jaringan layanannya. Dalam waktu dekat, perusahaan berencana membuka operasional di 25 lokasi baru guna menjangkau lebih banyak masyarakat. Saat ini, Public Gold telah hadir di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, serta berbagai wilayah lainnya di Indonesia.

"Kami ingin semakin dekat dengan masyarakat melalui perluasan jaringan layanan. Harapannya, masyarakat dapat lebih mudah mengakses produk emas yang aman, terpercaya, dan berkualitas," ujar Febrina.

Sementara itu, Founder Public Gold mengungkapkan bahwa perusahaan telah berdiri selama 18 tahun di Malaysia dan mulai mengembangkan bisnisnya di Indonesia sejak 10 tahun lalu. Selama periode tersebut, Public Gold terus memperluas jaringan operasionalnya hingga kini memiliki 88 cabang dan pusat layanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, seluruh produk emas yang dipasarkan melalui jaringan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Pertumbuhan jumlah pelanggan juga terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Di Malaysia, Public Gold dikenal sebagai salah satu perusahaan pelatihan dan penjualan emas terbesar dengan nilai transaksi yang telah mencapai miliaran ringgit sepanjang operasionalnya.

Founder Public Gold menilai Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk pengembangan bisnis emas. Dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa, pasar Indonesia dinilai memiliki peluang yang jauh lebih luas dibandingkan Malaysia.

"Indonesia memiliki pasar yang sangat besar. Dengan populasi yang mencapai lebih dari 280 juta jiwa, peluang pertumbuhan bisnis emas di Indonesia sangat menjanjikan," ujarnya.

Berdasarkan potensi tersebut, perusahaan optimistis dapat mempercepat ekspansi bisnis dan memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat di berbagai daerah.