3 Rutinitas Pagi yang Bikin Bahagia Sepanjang Hari

Oleh Chodijah Febriani pada 29 Jul 2026, 13:28 WIB

3 Rutinitas Pagi yang Bikin Bahagia Sepanjang Hari

JAKARTA, Cobisnis.com - Bangun pagi tapi suasana hati tidak enak  bahkan lelah dan merasa stres? Pasti kamu melanjutkan hari-hari menjadi tidak semangat dan sulit merasa ceria.

Para ahli kebahagiaan mengatakan ada kebiasaan sederhana yang bisa kamu lakukan di pagi hari yang memiliki pengaruh besar pada perasaan sepanjang hari. Ini adalah perubahan kecil yang mudah dilakukan yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mental secara keseluruhan.

Dilansir dari laman huffpost, Rabu (29/07/2026), berikut lima hal yang bisa kamu lakukan pertama kali di pagi hari agar bahagia sepanjang hari.

1. Lakukan meditasi

Mungkin kamu bisa meluangkan waktu untuk mengembangkan kesadaran melalui meditasi. Kamu bisa melakukan dengan memejamkan mata dan berfokus. Selain itu, masukkan rutinitas olahraga harian kamu untuk meningkatkan kebahagiaan.

Menurut psikiater Murray Zukcer, kepala petugas medis dan platform perawatan kesehatan Happify mengatakan, sebenarnya ada begitu banyak kebiasaan kesehatan yang berbeda yang dapat membantu. Kuncinya adalah memulai dengan satu kebiasaan apa pun itu.

"Mulailah perlahan dan kembangkan secara bertahap," kata Zucker.

2. Jangan menyimpan handphone di kamar

Jangan letakkan layar Anda di kamar. Itu karena ketika kamu meraih ponsel, atau komputer, menyalakan TV di pagi hari, sebenarnya dapat menentukan suasana hati sejak kamu bangun pagi.

Studi telah mengaitkan pengguna media sosial yang seiring dengan penurunan suasana hati dari waktu ke waktu. Penelitian menunjukkan bahwa banyaknya bukti yang diterima berhubungan dengan perasaan tidak bahagia secara keseluruhan.

3. Sertakan rasa syukur

Meskipun benar bahwa ada banyak sekali kebiasaan yang dapat membantu meningkatkan kebahagiaan di pagi hari, para peneliti kembali mengingatkan selalu pada satu hal yang sama berulang kali, yaitu selalu bersyukur.

Dalam sebuah uji coba penelitian, orang yang menulis jurnal tentang hal-hal yang mereka syukuri selama seminggu memperoleh skor jauh lebih tinggi pada pengukuran kebahagiaan daripada orang yang malah mencatat hal-hal yang membuat mereka kesal.