JAKARTA, Cobisnis.com - Umumnya, spons adalah alat bantu untuk membersihkan alat makan dan perlatan masak agar kembali bersih dari kotoran. Selain itu, spons juga digunakan untuk membersihkan barang-barang di rumah.
Walau efektif mengangkat kotoran, tetapi tidak semua barang bisa dibersihkan dengan spons.
Lantas, apa saja ya barang yang tidak direkomendasikan dibersihkan dengan spon
s? Berikut dilansir dari Shoutern Living, Selasa (18/08/2026), yuk disimak!
1. Talenan
Jika kamu sering menggunakan talenan untuk memotong daging mentah, tidak disarankan untuk membersihkannya pakai spons. Sebab, spons bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
"Seharusnya tidak pernah membersihkan area permukaan yang digunakan untuk menyiapkan daging mentah menggunakan talenan. Karena spons dapat menjebak kotoran dan bakteri seperti salmonella dan E. coli," kata Skott Schrader ahli kebersihan.
Untuk membersihakn talenan, Schrader merekomendasikan menggunakan handuk kertas sekali pakai, atau kain desinfektan yang dicuci dan bilas dalam air panas dengan sabun.
2. Perlengkapan kamar mandi
Perlengkapan kamar mandi adalah tempat lain yang harus dihindari menggunakan spons. Seperti talenan, area ini mengandung bakteri dan kuman yang akan menyebar lewat spons.
"Toilets, wastafel, dan bak mandi memiliki kuman yang mudah diseka ke dalam pori-pori spons. Saya selalu memberi tahu klien saya untuk menggunakan sikat scrub tertentu atau tisu desinfektan sekali pakai yang dapat disanitasi setelah digunakan," terang Schrader.
3. Alat elektronik
Ketika layar televisi kamu berdebu atau, Schrader memperingatkan untuk tidak membersihkannya dengan spons.
"Spons terlalu abrasif, dan tahan kelembaban yang dapat merusak elektronik yang sensitif. Sebaliknya gunakan kain microfiber dengan sedikit air, atau campurkan dengan larutan cuka dan air 50/50, atau gunakan pembersih ramah elektronik," ungkapnya.
4. Kaca
Ternyata, untuk membersihkan kaca yang berdebu dan kotor tidak disarankan menggunakan spons. Karena, bisa merusak bagian kaca.
"Bahkan spons lunak yang menggunakan sisi lembut, dapat menyebabkan goresan mikro pada permukaan kaca atau stainless steel dan selesai dipoles. Sekali lagi, gunakan kain microfiber atau pad non-abrasif untuk menjaga bahan bebas goresan," kata Schrader.