JAKARTA, Cobisnis.com – Kepolisian di Gorontalo memperketat patroli selama bulan suci Ramadan guna menjaga ketertiban dan mencegah aksi balap liar yang kerap muncul pada malam hari hingga menjelang sahur.
Langkah ini diambil sebagai upaya menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah, terutama setelah salat tarawih hingga dini hari.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro, menegaskan bahwa Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat ibadah, mempererat silaturahmi, dan menjaga ketenangan lingkungan.
Menurutnya, balap liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lain serta mengganggu kenyamanan warga yang sedang beribadah dan beristirahat.
Aktivitas balap liar dilaporkan kerap terjadi selepas tarawih hingga menjelang sahur, waktu di mana lalu lintas relatif lengang sehingga sering dimanfaatkan sebagai arena adu kecepatan.
Selain menimbulkan kebisingan, aksi tersebut berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang dapat berujung cedera serius hingga kehilangan nyawa.
Polres Gorontalo akan meningkatkan patroli rutin di titik-titik yang selama ini dikenal sebagai lokasi balap liar. Penindakan tegas akan dilakukan terhadap pelanggar.
Sanksi yang diberikan dapat berupa penilangan, penyitaan kendaraan, hingga tindakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.
Kepolisian juga mengajak orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari selama Ramadan.
Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk mencegah aksi balap liar dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Sebagai alternatif positif, generasi muda didorong mengikuti kegiatan yang lebih bermanfaat seperti tadarus Al-Qur’an, kegiatan sosial, olahraga terorganisir, maupun aktivitas kreatif.
Pendekatan preventif dan edukatif ini diharapkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk.