Bank Mandiri Salurkan KUR Rp17,77 Triliun hingga Mei 2026

Oleh Rizki Meirino pada 06 Jul 2026, 16:12 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp17,77 triliun hingga 31 Mei 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pembiayaan berbunga rendah tersebut telah dinikmati oleh 135.829 pelaku usaha di berbagai wilayah Indonesia.

SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan, mengatakan realisasi tersebut setara 43,34 persen dari target penyaluran KUR Bank Mandiri sepanjang 2026. Ia menambahkan kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) berada di kisaran 1 persen.

“Pencapaian ini menunjukkan keunggulan yang berkelanjutan dalam model bisnis mikro Bank Mandiri yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan pembiayaan, tetapi juga menjaga kualitas portofolio agar tetap sehat dan berdaya tahan,” ujar Bayu dalam keterangan resmi, Senin (6/7).

Menurut Bayu, keberhasilan penyaluran KUR didukung sinergi antara pemerintah, perbankan, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat sektor produktif sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif dan kompetitif.

Dari total penyaluran hingga Mei 2026, sekitar Rp11,29 triliun atau 63,54 persen disalurkan ke sektor produksi, sedangkan Rp6,48 triliun atau 36,46 persen dialokasikan ke sektor nonproduksi. Sektor pertanian menjadi penyerap terbesar dengan nilai pembiayaan Rp5,82 triliun atau 32,77 persen dari total KUR.

Selain pertanian, sektor jasa produksi memperoleh pembiayaan Rp3,86 triliun atau 21,72 persen, disusul industri pengolahan sebesar Rp1,35 triliun dan sektor perikanan Rp249 miliar. Komposisi tersebut mencerminkan fokus Bank Mandiri dalam mendorong sektor-sektor yang memberikan dampak ekonomi lebih luas.

Bank Mandiri juga mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) sisi demand sebesar Rp493,10 miliar kepada 1.764 debitur hingga Mei 2026. Pembiayaan tersebut ditujukan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan dana untuk pembelian, pembangunan, maupun renovasi properti guna mendukung kegiatan usahanya.

Secara kumulatif sejak program KUR diluncurkan pada 2008 hingga 31 Mei 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp321,01 triliun kepada 3,72 juta debitur di seluruh Indonesia. Perseroan menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dan strategi pembiayaan berbasis ekosistem agar penyaluran KUR semakin tepat sasaran dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.