JAKARTA, Cobisnis.com – FC Barcelona kembali menunjukkan tajinya di musim 2025/2026. Klub asal Catalonia itu resmi menembus angka 100 gol di seluruh ajang kompetisi usai Pau Cubarsí mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Girona dalam pertandingan La Liga yang berlangsung di Stadion Montilivi, Selasa (17/2/2026). Capaian ini semakin mempertegas identitas Barcelona sebagai tim dengan daya gedor tinggi di bawah arahan Hansi Flick.
Menariknya, rekor 100 gol tersebut diraih hanya dalam 38 pertandingan. Sepanjang perjalanan musim ini, Barcelona hanya dua kali gagal mencetak gol, yakni ketika berhadapan dengan Chelsea di Liga Champions serta Atlético Madrid pada ajang Copa del Rey.
Produktivitas tersebut tercermin dari rata-rata 2,7 gol per laga, yang menggambarkan konsistensi permainan menyerang Blaugrana. Pola permainan agresif dan efektif yang dibangun Flick sejak awal musim terbukti mampu menjaga stabilitas performa tim di berbagai kompetisi.Musim lalu, Barcelona juga mencatatkan torehan serupa lebih awal, tepatnya pada akhir Januari, saat meraih kemenangan telak 7-0 atas Valencia di pertandingan ke-32 musim tersebut.
Di level Eropa, Barcelona kini berada di jajaran klub paling produktif. Manchester City telah mengoleksi 109 gol, sementara Bayern Munich masih menjadi yang terdepan dengan catatan 134 gol.
Ferran Torres dan Lamine Yamal Jadi Motor Gol
Kontribusi gol Barcelona musim ini datang dari banyak sumber. Sebanyak 14 pemain berbeda telah mencatatkan namanya sebagai pencetak gol. Ferran Torres menjadi top skor sementara dengan 16 gol, diikuti Lamine Yamal yang mengoleksi 15 gol.
Dukungan lini serang juga diperkuat oleh Raphinha dan Robert Lewandowski yang sama-sama mencetak 13 gol, serta Dani Olmo yang tampil konsisten sepanjang musim.
Di sisi lain, Flick juga berada di ambang pencapaian personal. Pelatih asal Jerman itu telah memimpin Barcelona dalam 98 pertandingan dan berpeluang menorehkan laga ke-100 saat timnya menghadapi Villarreal pada 28 Februari mendatang.