BGN Temukan 414 Dapur MBG Diduga Bodong, Dana Sudah Masuk ke Rekening

Oleh Hidayat Taufik pada 31 Jul 2026, 17:41 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan anomali pada 414 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah melakukan pemeriksaan terhadap ribuan rekening penyalur dana program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono mengungkapkan, hasil verifikasi menemukan sejumlah rekening yang terindikasi ganda, terhubung dengan dapur yang belum beroperasi, hingga rekening yang tidak sesuai dengan keberadaan dapur.

"Setelah kami verifikasi satu per satu, ditemukan 414 SPPG yang rekeningnya bermasalah. Ada yang memiliki rekening ganda, ada dapur yang belum beroperasi, bahkan ada yang tidak sesuai," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Jumat (31/7/2026).

Padahal, dana operasional program MBG telah lebih dulu disalurkan pemerintah pusat ke rekening virtual account masing-masing SPPG.

Atas temuan tersebut, BGN mengembalikan dana sebesar Rp311.246.295.184 ke kas negara. Pengembalian dilakukan melalui sejumlah bank penyalur, yakni Bank BRI, BNI, Mandiri, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan BTN.

Sudaryono merinci, dana yang dikembalikan melalui BRI berasal dari 121 SPPG senilai Rp137,5 miliar, BNI dari 117 SPPG sebesar Rp74 miliar, Mandiri dari 129 SPPG sebesar Rp71,6 miliar, BSI dari 19 SPPG senilai Rp12,9 miliar, serta BTN dari 28 SPPG sebesar Rp15,3 miliar.

Menurutnya, langkah pengembalian dana dilakukan sebagai bagian dari penyisiran dan pembenahan tata kelola penyaluran anggaran program MBG agar dana negara tidak digunakan oleh SPPG yang belum memenuhi persyaratan operasional.