JAKARTA, Cobisnis.com –
BSI bayarkan zakat lebih dari Rp1 triliun dalam lima tahun terakhir untuk mendukung ekonomi umat. Oleh karena itu, Bank Syariah Indonesia terus memperkuat perannya dalam pembangunan sosial berbasis syariah di Indonesia.
Pada tahun 2026, BSI kembali menyalurkan zakat sebesar Rp289 miliar melalui BAZNAS RI. Selain itu, kontribusi ini menegaskan posisi BSI sebagai pembayar zakat korporasi terbesar di Indonesia.
Total zakat BSI pada 2025 meningkat sebesar 7,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, tren ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten sejalan dengan kinerja bisnis perusahaan yang terus berkembang.
Sejak berdiri pada 2021, total zakat yang disalurkan telah mencapai Rp1,07 triliun. Sementara itu, dana tersebut menjadi katalis penting dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di Indonesia.
Zakat BSI mampu menjangkau lebih dari satu juta penerima manfaat melalui puluhan program. Selain itu, program tersebut mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya.
Penyerahan zakat dilakukan oleh Anggoro Eko Cahyo kepada pimpinan BAZNAS RI di Jakarta. Kemudian, momen ini menjadi simbol komitmen dalam memperkuat distribusi zakat yang tepat sasaran.
Menurut Anggoro, zakat merupakan strategi utama dalam menciptakan dampak ekonomi berkelanjutan. Oleh karena itu, BSI tidak hanya fokus pada bisnis tetapi juga pemerataan kesejahteraan masyarakat luas.
Sementara itu, BSI terus mengembangkan layanan digital untuk memudahkan pembayaran zakat dan donasi. Oleh karena itu, inovasi ini diharapkan memperluas dampak sosial dan memperkuat ekonomi umat di masa depan.