Bukan Sekadar Batasi Layar, Ini Cara Tepat Dampingi Anak Gunakan Internet dengan Bijak

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 05 Jun 2026, 09:00 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Anak-anak saat ini tumbuh di tengah arus informasi digital yang sangat besar. Karena itu, psikolog klinis Alsi Mega Marsha Tengker atau Caca mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua agar anak dapat menggunakan internet secara sehat dan bertanggung jawab.

Menurut Caca, hubungan anak dengan internet dapat diibaratkan seperti hubungan mereka dengan makanan. Anak perlu belajar memahami apa yang benar-benar dibutuhkan saat mengakses internet, bukan sekadar mengonsumsi apa pun yang muncul di layar.

Untuk membantu hal tersebut, Caca merekomendasikan metode T-H-I-N-K. Pendekatan ini menjadi panduan sederhana bagi anak sebelum melihat, mempercayai, atau membagikan suatu konten di dunia digital.

Huruf T berarti True atau benar. Anak diajak membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sehingga tidak mudah percaya pada semua konten yang beredar di media sosial maupun internet.

H berarti Helpful atau bermanfaat, I berarti Inspiring atau menginspirasi, dan N berarti Necessary atau perlu. Melalui prinsip ini, anak didorong untuk memilih konten yang berguna, memberi dampak positif, serta sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sementara itu, K berarti Kind atau baik. Anak perlu memahami pentingnya bersikap sopan dan menghargai orang lain saat berkomentar, mengunggah, maupun membagikan sesuatu di ruang digital.

Caca menegaskan bahwa kemampuan menyaring konten tidak muncul dengan sendirinya pada anak. Karena itu, peran orang tua tetap penting untuk mendampingi, mengarahkan, dan memastikan internet dimanfaatkan sebagai sarana belajar, mencari informasi, serta mengembangkan kreativitas secara positif.