Catat! Sidang Isbat Idul Adha 2026 Tentukan Awal Zulhijah

Oleh Hidayat Taufik pada 06 May 2026, 10:41 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah. Sidang ini sekaligus menentukan tanggal Idul Adha 2026 di Indonesia.

Rencananya, sidang berlangsung pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan tersebut akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor Kementerian Agama di Jakarta.

Di sisi lain, Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad menjelaskan bahwa penetapan menggunakan metode hisab dan rukyat. Kedua metode ini dipakai secara bersamaan agar hasil lebih akurat.

Menurutnya, hisab berfungsi menghitung posisi hilal secara astronomi. Sementara itu, rukyat dilakukan untuk memastikan hasil melalui pengamatan langsung di berbagai daerah.

Karena itu, pemerintah memadukan kedua pendekatan tersebut. Dengan cara ini, keputusan yang dihasilkan menjadi lebih kuat dan komprehensif.

Selain itu, sidang akan diawali dengan seminar posisi hilal. Tim Hisab Rukyat Kemenag akan menyampaikan data secara terbuka kepada masyarakat.

Setelah itu, panitia menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia. Data tersebut kemudian dijadikan bahan pertimbangan dalam sidang.

Selanjutnya, Menteri Agama akan memimpin proses penetapan. Ia akan meninjau berbagai masukan sebelum menetapkan awal Zulhijah secara resmi.

Sementara itu, pemerintah memperkirakan Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Perkiraan ini merujuk pada kalender Hijriah nasional.

Namun demikian, masyarakat tetap perlu menunggu hasil resmi sidang isbat. Sebab, keputusan akhir bergantung pada hasil hisab dan rukyat.

Di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal Idul Adha 2026 melalui metode hisab.

Dengan demikian, terdapat peluang kesamaan tanggal antara pemerintah dan Muhammadiyah. Meski begitu, kepastian tetap menunggu hasil sidang isbat.