JAKARTA, Cobisnis.com – Cedera Luka Doncic menjadi pukulan besar bagi Los Angeles Lakers menjelang akhir musim reguler NBA 2026. Karena cedera hamstring kiri, Luka Doncic dipastikan absen dalam seluruh sisa pertandingan reguler.
Manajemen Lakers mengumumkan bahwa Luka Doncic mengalami strain grade 2 pada hamstring kiri. Cedera itu muncul saat Lakers kalah dari Oklahoma City Thunder.
Setelah pertandingan, tim medis langsung melakukan MRI. Hasil pemeriksaan menunjukkan cedera Luka Doncic membutuhkan waktu pemulihan beberapa pekan.
Karena itu, Luka Doncic tidak akan bermain dalam lima laga terakhir musim reguler. Situasi ini langsung memengaruhi persiapan Lakers menuju playoff.
Musim ini, Luka Doncic menjadi mesin utama serangan Lakers. Ia mencatat rata-rata 33,5 poin per pertandingan.
Selain itu, Luka Doncic juga menghasilkan 8,3 assist dan 7,7 rebound setiap laga. Angka itu membuatnya memimpin daftar top skor NBA musim ini.
Sepanjang Maret, Luka Doncic tampil sangat dominan. Ia mencetak 13 laga beruntun dengan minimal 30 poin.
Bahkan, Luka Doncic mencatat tujuh pertandingan dengan 40 poin atau lebih. Ia juga mencetak 51 poin saat melawan Chicago Bulls.
Setelah itu, Luka Doncic menambah performa besar dengan 60 poin saat menghadapi Miami Heat. Karena performa itu, ia meraih penghargaan pemain terbaik Wilayah Barat untuk Maret.
Secara total, Luka Doncic menghasilkan 600 poin dalam satu bulan. Catatan itu hanya pernah dicapai sedikit pemain dalam sejarah NBA.
Namun sekarang, cedera Luka Doncic datang pada waktu yang sulit. Lakers masih bersaing ketat di papan atas Wilayah Barat.