JAKARTA, Cobisnis.com - Selama kehamilan, tidak hanya tubuh yang mengalami perubahan. Tetapi, juga mental yang tidak stabil sehingga dapat membuat sang ibu menjadi cemas berlebih. Untuk mengatasinya tidak mudah, perlu bantuan dari suami ataupun keluarga terdekat supaya masa kehamilannya pun menjadi lebih tenang dan sehat, baik untuk ibu dan bayi.
Seorang ahli gizi Shweta Shah berbagi bahwa jika kamu merasa cemas, cobalah menikmati pisang dengan sedikit bubuk elaichi (kapulaga) untuk menambah rasa dan memudahkan pencernaan.
"Konsumsi satu buah pisang setiap hari. Dengarkan tubuhmu, makanlah dan beri nutrisi pada dirimu dengan makanan sehat," ungkap Shah dilansir dari indianexpress, Minggu (6/9/2026).
Jadi, apa itu kecemasan selama kehamilan?
Dijelaskan Dr. Payal Narang, konsultan kebidanan dan ginekologi di Motherhood Hospital, Lullanagar, mengatakan bahwa pikiran dan kekhawatiran negatif adalah hal biasa selama kehamilan pertama atau kehamilan yang tidak direncanakan. Terlebih lagi, hal ini bisa menjadi sulit jika kamu sudah berjuang melawan depresi atau kecemasan.
"Perubahan suasana hati adalah hal yang wajar selama kehamilan. Namun, kecemasan atau keputusasaan yang terus-menerus mungkin merupakan tanda masalah yang lebih serius. Kekhawatiran yang teratur, perubahan fisik, dan stres yang terkait dengan kehamilan semuanya dapat berdampak," jelas Dr. Narang.
Menurutnya, wanita hamil perlu menjaga kesehatan dirinya dan bayinya sebaik mungkin. "Makan makanan sehat, bergeraklah, istirahat yang cukup, dan minum vitamin. Jika kamu merasa gugup, sedih, atau cemas, bicaralah dengan seseorang," ucapnya.
Lantas, apakah mengonsumsi pisang benar-benar akan bermanfaat?
Menurut konsultan ahli gizi Garima Goyal mengatakan bahwa pisang merupakan sumber kalium yang baik yang dapat membantu meredakan mual.
"Pisang memberikan energi cepat, membantu mengatasi mual di awal kehamilan, mendukung pencernaan karena kandungan seratnya, dan memberikan kalium, yang dapat membantu mengatasi kram otot yang dialami banyak wanita," kata Goyal.
Lebih lanjut, Dr. Narang menjelaskan meskipun mengikuti pola makan sehat, wanita hamil terkadang dapat mengalami kecemasan atau depresi.
Pada kasus depresi, terdapat keadaan kesedihan, melankolis, atau kemarahan yang berkepanjangan. "Beberapa wanita mungkin merasakan depresi. Namun, hal itu juga dapat dimulai jika ia tidak senang dengan kehamilannya atau berada di bawah banyak tekanan di tempat kerja atau di rumah," jelas Dr. Narang.
Jadi apa lagi yang bisa membantu mengatasi kecemasab?
Ia memperingatkan bahwa penanganan masalah kesehatan mental sangat penting selama kehamilan. Ia juga menyebutkan beberapa hal yang dapat dilakukan ibu hamil untuk menjaga kesehatan mental mereka selama kehamilan:
1. Jangan terlalu membebani diri sendiri, bersikap realistis tentang kemampuan kamu dan beristirahatlah bila perlu.
2. Kecuali benar-benar diperlukan, cobalah untuk menghindari perubahan signifikan selama periode ini, seperti pindah tempat tinggal atau berganti pekerjaan.
3. Tetaplah aktif (konsultasikan dengan dokter atau bidan kamu sebelum memulai program olahraga).
4. Konsumsi makanan bergizi secara teratur.
5. Habiskan waktu bersama orang-orang yang membuat kamu merasa nyaman dan percaya diri.
6. Hindari mengonsumsi alkohol untuk bersantai.
7. Berkomunikasilah dengan calon orang tua lainnya untuk mendapatkan dukungan.
8. Ketika bantuan diberikan kepada kamu, terimalah, ketika kamu membutuhkan bantuan, mintalah.