China Mediasi Pakistan Afghanistan Dorong Gencatan Senjata Baru di Urumqi

Oleh Desti Dwi Natasya pada 03 Apr 2026, 11:12 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – China mediasi Pakistan Afghanistan menjadi langkah baru dalam meredakan konflik antara dua negara Muslim tersebut. Oleh karena itu, kedua pihak memulai dialog di Urumqi untuk mencari solusi damai.

Delegasi dari Pakistan dan Afghanistan hadir dalam pembicaraan tingkat menengah tersebut. Selain itu, mereka fokus pada peluang gencatan senjata dan pembukaan kembali jalur perdagangan lintas batas.

Pertemuan ini terjadi setelah konflik mematikan meningkat sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021. Namun, kedua pihak kini menunjukkan sinyal positif untuk menahan eskalasi lebih lanjut.

Seorang pejabat Taliban menyatakan bahwa kepemimpinan mereka setuju mengikuti proses dialog tersebut. Oleh sebab itu, mereka berharap pembicaraan ini dapat menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan kedua negara.

Ketegangan meningkat karena serangan udara yang diluncurkan Pakistan ke wilayah Afghanistan pada akhir Februari. Sementara itu, Kabul menilai bahwa tuduhan terhadap mereka tidak berdasar dan merupakan masalah domestik Pakistan.

Kedua pihak juga sempat terlibat baku tembak setelah gencatan senjata sementara Idul Fitri berakhir. Namun, situasi ini mendorong kebutuhan mendesak untuk dialog yang lebih serius dan terarah.

China mengambil peran mediator karena situasi global membuat negara lain sulit terlibat aktif. Selain itu, konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran mengalihkan perhatian mediator tradisional di kawasan.

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar juga berada di Beijing untuk membahas dukungan tambahan. Oleh karena itu, hasil pertemuan ini diharapkan membuka jalan menuju stabilitas regional yang lebih luas.