MBG Kini 5 Hari di 2026, Pemerintah Pastikan Gaji Pegawai Tetap

Oleh Hidayat Taufik pada 02 Apr 2026, 19:56 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Pemerintah menegaskan gaji pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak berubah pada 2026. Kebijakan ini tetap berlaku meski jadwal program Makan Bergizi Gratis (MBG) disesuaikan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan hal itu di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Ia menegaskan pemerintah tidak mengubah skema gaji pegawai SPPG.

Selain itu, pemerintah juga memastikan biaya per porsi MBG tetap sama. Ia menyebut perubahan hanya terjadi pada jumlah hari penyaluran.

Sebelumnya, pemerintah merancang penyaluran MBG selama enam hari di daerah tertentu. Namun kini, pemerintah menyesuaikan jadwal menjadi lima hari untuk sebagian besar wilayah.

Sementara itu, daerah 3T dan wilayah dengan angka stunting tinggi tetap mendapat layanan enam hari. Pemerintah menilai kebijakan ini penting untuk menjaga asupan gizi anak.

Menurut Dadan, tambahan hari pada Sabtu menjadi langkah strategis. Dengan begitu, anak-anak di daerah rawan tetap mendapat asupan gizi yang cukup.

Di sisi lain, pemerintah menggunakan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 sebagai acuan. Data tersebut membantu menentukan wilayah prioritas program.

Selanjutnya, BGN akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan kesehatan daerah. Mereka akan memastikan data penerima program akurat dan tepat sasaran.

Pendataan meliputi jumlah sekolah, siswa, serta tingkat stunting di tiap wilayah. Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya integritas data.

Wilayah Indonesia timur, Sumatera, dan Papua menjadi fokus utama. Kawasan tersebut masih mencatat angka stunting yang relatif tinggi.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap kebutuhan gizi anak terpenuhi. Selain itu, program ini diharapkan mempercepat penurunan stunting nasional.