Drake Serang DJ Khaled di Lagu Baru, Sindir Sikap Diam Produser Keturunan Palestina Itu

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 17 May 2026, 09:59 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Drake membuat kejutan besar di industri musik dengan merilis tiga album sekaligus pada Kamis malam, 14 Mei 2026. Tiga album tersebut berjudul Ice Man, Maid Of Honour, dan Habibti dengan total hampir 150 menit musik baru.

Rilisan ini menjadi proyek solo pertama Drake setelah perseteruannya dengan Kendrick Lamar tahun lalu. Namun comeback tersebut bukan hanya soal musik, karena Drake juga membawa isu sosial dan politik ke dalam sejumlah lirik lagunya.

Salah satu lagu yang paling banyak dibicarakan berasal dari album Ice Man berjudul Make Them Pay. Dalam lagu itu, Drake secara langsung menyindir DJ Khaled karena dianggap memilih diam terkait isu Palestina.

Sindiran tersebut menjadi perhatian karena kedua orang tua DJ Khaled diketahui berasal dari Palestina sebelum pindah ke Amerika Serikat. Drake mempertanyakan mengapa Khaled tidak menunjukkan sikap lebih terbuka terhadap perjuangan rakyat Palestina meski memiliki akar keluarga dari wilayah tersebut.

Lirik Drake juga menyinggung simbol warna bendera Palestina dan menyebut Khaled lebih fokus pada citra religius dibanding bersuara mengenai isu kemanusiaan. Kritik itu langsung memicu perdebatan luas di media sosial dan komunitas hip-hop global.

Hingga kini DJ Khaled belum memberikan tanggapan resmi. Namun lewat akun Instagram pribadinya, ia sempat mengunggah kutipan lirik lagu Dem A Wonder milik Sizzla yang dianggap banyak pihak sebagai respons tidak langsung terhadap Drake.

Peluncuran tiga album sekaligus dinilai menjadi langkah besar Drake untuk menandai kembalinya dirinya ke industri musik setelah periode penuh tekanan. Selain itu, penggunaan isu Palestina dalam karya musiknya memperlihatkan tren baru di kalangan musisi global yang semakin terbuka membahas isu kemanusiaan melalui lagu mereka.