Efek Samping Minum Kopi saat Perut Kosong yang Perlu Diwaspadai

Oleh Desti Dwi Natasya pada 06 Aug 2026, 13:18 WIB

Perempuan sedang Meminum Kopi

JAKARTA, Cobisnis.com – Minum kopi di pagi hari sudah menjadi rutinitas banyak orang untuk meningkatkan energi sebelum beraktivitas. Namun, efek samping minum kopi saat perut kosong perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi sistem pencernaan dan respons tubuh terhadap kafein.

Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah meningkatnya produksi asam lambung. Kondisi ini dapat memicu rasa perih, mual, atau heartburn, terutama pada orang yang memiliki riwayat maag atau gangguan lambung.

Saat perut kosong, penyerapan kafein juga berlangsung lebih cepat dibandingkan setelah makan. Akibatnya, sebagian orang bisa merasakan jantung berdebar, tangan gemetar, atau rasa gelisah lebih kuat setelah mengonsumsi kopi.

Selain itu, kopi dapat meningkatkan kadar hormon kortisol yang dikenal sebagai hormon stres. Meski peningkatan ini bersifat sementara, konsumsi kopi saat baru bangun tidur dapat membuat sebagian orang merasa lebih cemas atau tegang.

Kopi juga berpotensi memicu gangguan pencernaan seperti mulas, kembung, atau rasa tidak nyaman pada perut. Efek tersebut umumnya lebih mudah muncul pada individu yang sensitif terhadap kafein atau memiliki masalah saluran cerna sebelumnya.

Meski demikian, tidak semua orang akan mengalami efek samping yang sama. Respons tubuh terhadap kopi dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, tingkat sensitivitas terhadap kafein, hingga jenis kopi yang dikonsumsi.

Untuk mengurangi risiko, para ahli menyarankan mengonsumsi makanan ringan atau sarapan sebelum minum kopi. Membatasi asupan kafein harian dan memilih kopi dengan kadar asam lebih rendah juga dapat membantu mengurangi keluhan.

Pada akhirnya, minum kopi saat perut kosong tidak selalu berbahaya bagi semua orang. Namun, jika setelah mengonsumsinya muncul keluhan seperti nyeri lambung, mual, atau cemas berlebihan, sebaiknya ubah kebiasaan dengan menikmati kopi setelah makan.