Jamkrindo

Enam Posisi Pelatih Kepala NFL Kosong Dalam Pergantian Pelatih ‘Black Monday’

Oleh Zahra Zahwa pada 07 Jan 2026, 04:59 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Sebanyak enam posisi pelatih kepala (head coach) NFL kini lowong dalam tradisi tahunan yang dikenal sebagai Black Monday, saat tim-tim yang gagal lolos ke playoff mulai melakukan perombakan besar jelang musim berikutnya.

Ketika para kandidat Super Bowl mulai menyusun jalan menuju trofi Vince Lombardi, tim-tim yang tersingkir dari playoff fokus membangun ulang skuad mereka. Bagi sebagian tim, langkah tersebut berarti mengganti jajaran pelatih dan manajemen. Tradisi ini sudah begitu mengakar hingga memiliki sebutan tidak resmi: Black Monday.

Total enam posisi pelatih kepala tersedia setelah empat pemecatan terjadi usai pertandingan terakhir musim reguler hari Minggu. Sebelumnya, Tennessee Titans telah memecat Brian Callahan pada 13 Oktober, disusul New York Giants yang berpisah dengan Brian Daboll pada 10 November.

Cardinals Pecat Jonathan Gannon

Jonathan Gannon resmi dipecat pada Senin setelah Arizona Cardinals menutup musim dengan sembilan kekalahan beruntun. Musim sebenarnya dimulai cukup menjanjikan dengan rekor 2-0, namun kemudian runtuh setelah Cardinals kalah 14 kali dari 15 pertandingan berikutnya.

Dalam tiga musim kepemimpinannya, Gannon mencatatkan rekor 15-36. Meski demikian, manajer umum Cardinals, Monti Ossenfort, dipastikan tetap bertahan.

Raiders Pecat Pete Carroll Setelah Satu Musim

Las Vegas Raiders juga mengumumkan pemecatan Pete Carroll hanya setelah satu musim melatih tim. Raiders finis dengan rekor 3-14, yang membuat mereka mendapatkan hak pilih nomor satu pada NFL Draft 2026.

Di usia 74 tahun, Carroll tercatat sebagai pelatih kepala tertua dalam sejarah NFL yang diberhentikan dari jabatannya. Sebelumnya, ia dikenal sukses bersama Seattle Seahawks pada 2010–2023, termasuk membawa tim menjuarai Super Bowl musim 2013.

Pemilik Raiders, Mark Davis, menyatakan bahwa manajer umum John Spytek akan memimpin seluruh operasi sepak bola bersama Tom Brady, termasuk pencarian pelatih kepala baru.

Browns Lepas Kevin Stefanski

Cleveland Browns membuka Black Monday dengan memecat Kevin Stefanski setelah enam musim menjabat. Browns menutup musim 2025 dengan rekor 5-12 dan finis di dasar AFC North untuk dua musim berturut-turut.

Stefanski meninggalkan Browns dengan catatan 45-56, namun sempat membawa tim ke playoff pertama sejak 2002 dan kemenangan playoff pertama dalam 26 tahun. Ia juga dua kali meraih penghargaan NFL Coach of the Year pada 2020 dan 2023.

Falcons Pecat Raheem Morris Dan GM Terry Fontenot

Atlanta Falcons bahkan lebih dulu bertindak dengan memecat pelatih kepala Raheem Morris dan manajer umum Terry Fontenot pada Minggu. Keputusan ini diambil meski Falcons menutup musim dengan empat kemenangan beruntun dan rekor 8-9, sejajar di puncak NFC South, namun kalah tiebreaker dari Carolina Panthers.

Rentetan lima kekalahan di tengah musim dianggap menjadi faktor utama gagalnya Falcons lolos ke playoff. Morris mengakhiri masa jabatannya dengan rekor 8-9 dalam dua musim, sementara Fontenot mencatatkan rekor 37-48 selama lima musim sebagai GM. Manajemen Falcons menyatakan pencarian pelatih kepala dan GM baru akan segera dimulai.