JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah penggemar NCT mengirim truk protes ke depan kantor SM Entertainment di Seoul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap penyebutan mantan anggota grup oleh beberapa member. Aksi tersebut menjadi perbincangan luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari penggemar K-pop.
Protes ini muncul setelah salah satu member NCT Dream dalam siaran langsung mengungkap bahwa para anggota sempat berlibur bersama mantan anggota grup. Pernyataan tersebut memicu kritik dari sebagian penggemar yang menilai penyebutan eks member tidak seharusnya dilakukan dalam komunikasi resmi dengan fandom.
Tulisan pada truk protes berisi sejumlah tuntutan kepada SM Entertainment dan para member NCT. Sebagian pesan bahkan mengancam akan berhenti memberikan dukungan apabila penyebutan mantan anggota terus berlanjut.
Beberapa pesan yang terpampang di truk protes antara lain:
- “Stop deceiving fans.”
- “The group name isn’t 7DREAM, it’s NCT DREAM.”
- “If you don’t have the will to do NCT DREAM properly, say so now, so we can stop stanning.”
- “Stop mentioning the former member to group fans.”
Di sisi lain, aksi tersebut juga memunculkan perdebatan di kalangan penggemar. Sebagian menilai tuntutan itu dapat dipahami, sementara yang lain menganggap hubungan pertemanan antarmember merupakan urusan pribadi yang tidak perlu dipermasalahkan.
Hingga kini, SM Entertainment belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi protes tersebut. Para member NCT juga belum memberikan tanggapan lanjutan setelah permintaan maaf yang sempat disampaikan salah satu anggota melalui platform komunikasi penggemar.
Peristiwa ini kembali menunjukkan besarnya perhatian penggemar terhadap aktivitas dan komunikasi idol dengan fandom. Di saat yang sama, perbedaan pandangan di kalangan fans turut memunculkan diskusi mengenai batas antara hubungan personal para anggota dan ekspektasi publik terhadap grup K-pop.