Gavin Newsom Sebut Penyelidikan terhadap Istrinya Bermotif Politik

Oleh Zahra Zahwa pada 16 Jun 2026, 12:51 WIB

OAKLAND, CALIFORNIA - AUGUST 12: California Gov. Gavin Newsom speaks during a visit to Chabot Space & Science Center with U.S. Vice President Kamala Harris on August 12, 2022 in Oakland, California. Kamala Harris wrapped up a two day trip to Northern California with a tour of the Chabot Space & Science Center. (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

JAKARTA, Cobisnis.com — Departemen Kehakiman Amerika Serikat tengah menyelidiki Jennifer Siebel Newsom, istri Gubernur California Gavin Newsom. Seorang sumber yang mengetahui kasus tersebut mengonfirmasi adanya penyelidikan terkait dugaan pelanggaran pajak.

Namun, penyelidik tidak menjadikan Gavin Newsom sebagai subjek investigasi. Kantor Jaksa AS di Distrik Timur California memimpin penyelidikan tersebut. Selain itu, penyelidik juga memeriksa sejumlah pihak yang memiliki hubungan dengan Newsom.

Menurut sumber tersebut, Jennifer Siebel Newsom termasuk di antara individu yang masuk dalam penyelidikan. Kasus ini berfokus pada kemungkinan pelanggaran terkait pajak.

Sementara itu, kantor Newsom meyakini penyelidik telah meminta catatan keuangan yang berkaitan dengan pasangan tersebut. Permintaan itu juga mencakup bisnis dan organisasi nirlaba yang terhubung dengan mereka.

Kantor gubernur menyebut penyelidik telah mengajukan pertanyaan kepada sejumlah orang dekat keluarga Newsom. Pertanyaan itu disebut berkaitan dengan transaksi keuangan tertentu.

Di sisi lain, kubu Newsom menilai penyelidikan tersebut bermotif politik. Mereka menuding pemerintahan Presiden Donald Trump berupaya menargetkan lawan politiknya.

Meski begitu, sumber yang mengetahui kasus tersebut membantah keterlibatan pimpinan politik Departemen Kehakiman dalam pembukaan penyelidikan. Menurutnya, investigasi bermula dari laporan pelapor dugaan pelanggaran yang masuk tahun lalu.

Dalam video yang diunggah di media sosial, Newsom menyatakan Trump berusaha menekan orang-orang terdekatnya. Ia juga mengaitkan langkah tersebut dengan kemungkinan pencalonannya pada pemilu presiden 2028.

“Jika dia tidak bisa mengintimidasi saya, dia akan mengejar ibu dari anak-anak kami,” kata Newsom.

Selain itu, Newsom menegaskan dirinya tidak memiliki hal yang perlu disembunyikan. Ia juga meminta agar keluarganya tidak dilibatkan dalam perselisihan politik.

Hubungan Newsom dan Trump memang sering memanas dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya kerap berselisih soal kebijakan imigrasi dan isu politik nasional lainnya.