JAKARTA, Cobisnis.com — Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengonfirmasi bahwa Jenewa, Swiss, akan menjadi lokasi penandatanganan kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran. Menurut Dar, upacara penandatanganan dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni. Ia menyampaikan informasi tersebut melalui akun media sosial X.
Dar menyebut perkembangan itu sebagai terobosan penting dalam upaya diplomasi. Selain itu, ia menilai kesepakatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan pasar global.
Menurutnya, stabilitas yang tercipta akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dunia. Karena itu, negara-negara berkembang berpotensi memperoleh manfaat yang besar.
Dar mengatakan negara berkembang selama ini menjadi pihak yang paling rentan terhadap ketidakstabilan kawasan. Sementara itu, ketegangan geopolitik kerap memicu gejolak ekonomi global. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah negara yang mendukung proses diplomasi tersebut.
Menurut Dar, Arab Saudi, Qatar, dan Turki berperan melalui dukungan serta upaya diplomatik yang konsisten. Selain itu, ia menilai kontribusi mereka membantu tercapainya kesepakatan penting tersebut.
Kesepakatan antara AS dan Iran diperkirakan menjadi salah satu perkembangan diplomatik terbesar tahun ini. Meski begitu, rincian lengkap isi perjanjian masih belum dipublikasikan.