JAKARTA, Cobisnis.com - Pencarian terhadap delapan orang yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketujuh pada Senin, 14 September 2026. Tim SAR gabungan mengerahkan 18 kapal laut dan satu helikopter Basarnas.
Kasi Operasi Basarnas Banten Rizky Dwiyanto mengatakan helikopter yang digunakan dalam pencarian adalah HR 3604 milik Basarnas. Seluruh armada dikerahkan untuk menyisir sejumlah sektor pencarian.
Total area yang menjadi sasaran pencarian mencapai 6.649 mil laut persegi. Area tersebut terbagi dalam enam sektor, yakni X, Z, V, W, U, dan Y.
Sektor X memiliki luas 831 mil laut persegi, sektor Z 512 mil laut persegi, sektor V 1.182 mil laut persegi. Sementara sektor W mencapai 1.167 mil laut persegi, sektor U 481 mil laut persegi, dan sektor Y seluas 413 mil laut persegi.
Pencarian terhadap lima jurnalis, dua kru kapal, dan satu pemandu difokuskan di sektor X. Sebanyak 11 kapal dikerahkan untuk menyisir wilayah tersebut karena sebelumnya terdapat sejumlah temuan dalam operasi pencarian.
“Untuk sektor X karena memang di wilayah tersebut terdapat beberapa temuan dari mulai hari ketiga hingga kemarin, sehingga itu akan kita lakukan penyisiran ulang dan lebih fokus, makanya kita perbanyak alut di wilayah tersebut,” kata Rizky.
Selain pencarian melalui jalur laut, tim SAR juga akan melakukan penyisiran darat. Tim akan turun di sejumlah wilayah seperti Pulau Sertung, Krakata Besar, dan Pulau Panjang.
Pencarian bawah laut belum dilakukan karena kondisi tersebut dinilai terlalu berisiko. Sementara penyisiran perairan dari Pantai Carita hingga Pantai Anyar serta wilayah kepulauan tetap dilaksanakan.
Rizky mengatakan operasi pencarian juga akan difokuskan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Evaluasi hasil pencarian hari ketujuh akan menjadi dasar untuk menentukan apakah operasi SAR diperpanjang atau dihentikan.
“Untuk perpanjangan ataupun kita hentikan nanti lihat hasil pelaksanaan hari ketujuh ini, sehingga nanti menjadi bahan evaluasi kita apakah ini operasi SAR kita hentikan ataupun diperpanjang,” ujar Rizky.
Pencarian delapan orang tersebut masih melibatkan tim gabungan dengan armada laut dan udara. Hingga hari ketujuh, area pencarian terus disisir untuk menemukan petunjuk mengenai keberadaan para korban.