Horor di Bekasi Timur! Gangguan Taksi Green SM Jadi Awal Tabrakan Kereta

Oleh Hidayat Taufik pada 28 Apr 2026, 21:15 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Polisi mengungkap dugaan awal penyebab kecelakaan kereta di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Insiden itu diduga bermula dari taksi listrik Green SM yang mengalami gangguan teknis.

Menurut polisi, kendaraan tersebut melintas di perlintasan Ampera. Namun, mobil mendadak berhenti di atas rel karena masalah kelistrikan.

Tak lama kemudian, kereta yang sedang melaju menabrak kendaraan itu. Meski begitu, tabrakan awal hanya menimbulkan kerusakan material.

Setelah itu, proses evakuasi membuat perjalanan kereta lain terganggu. Sejumlah layanan KRL Commuter Line pun sempat tertahan.

Selain itu, polisi menduga terjadi kendala komunikasi di lapangan. Karena itu, informasi mengenai kondisi jalur tidak tersampaikan dengan penuh.

KA Argo Bromo Anggrek kemudian melintas dengan kecepatan sekitar 110 kilometer per jam. Namun, masinis diduga belum menerima informasi lengkap soal kondisi di depan.

Akibatnya, tabrakan antara kereta jarak jauh dan KRL tidak bisa dihindari. Insiden tersebut menyebabkan korban jiwa.

Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Tim penyidik menggunakan metode Traffic Accident Analysis atau TAA.

Metode itu dipakai untuk menyusun kronologi kejadian secara rinci. Selain itu, polisi ingin memastikan pihak yang bertanggung jawab.

Polisi juga menegaskan lokasi tersebut bukan perlintasan resmi. Palang pintu di area itu disebut sebagai inisiatif warga setempat.