Houthi Bantah Serang Mekkah, Sebut Klaim Saudi Bohong

Oleh Dwi Natasya pada 16 Sep 2026, 14:07 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Kelompok Houthi membantah tudingan Arab Saudi bahwa mereka meluncurkan drone menuju Mekkah yang kemudian dicegat sistem pertahanan udara Saudi.

Pihak Houthi menyatakan tidak pernah menargetkan Mekkah maupun situs-situs keagamaan dalam serangan terbaru mereka.

Anggota biro politik Houthi, Hazem al-Assad, menyebut tudingan tersebut sebagai klaim yang telah berulang kali digunakan sebelumnya.

“Klaim tentang penargetan Mekkah adalah kebohongan lama yang telah digunakan sebelumnya dan tidak lagi menipu siapa pun,” kata Hazem al-Assad dalam pernyataannya di X, dikutip dari berbagai sumber, Rabu (16/09/2026). 

Pernyataan tersebut muncul setelah koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan drone Houthi di selatan Mekkah pada Selasa (15/09/2026).

Juru bicara koalisi Turki al-Malki menyebut drone tersebut dihancurkan sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas kota suci Mekkah. 

Menurut pihak Saudi, keamanan Mekkah dan dua masjid suci merupakan garis merah sehingga serangan terhadap wilayah tersebut akan ditanggapi dengan langkah pencegahan.

Namun, Houthi membantah bahwa serangan mereka ditujukan ke Mekkah dan menyatakan klaim tersebut tidak sesuai dengan tindakan kelompoknya. 

Bantahan itu disampaikan ketika ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi kembali meningkat setelah serangkaian serangan rudal dan drone di sejumlah wilayah Saudi.

Arab Saudi sebelumnya juga mengeluarkan peringatan keamanan di Mekkah, Jeddah, dan Taif menyusul meningkatnya serangan dalam beberapa hari terakhir.