Iran Klaim Sulit Diblokade AS Berkat 15 Tetangga

Oleh Desti Dwi Natasya pada 10 Oct 2026, 12:38 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai negaranya tidak mudah diblokade Amerika Serikat (AS) karena memiliki perbatasan dengan 15 negara yang dapat menjadi jalur alternatif untuk mempertahankan kerja sama regional.

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut pada Kamis (8/10/2026), sebelum bertolak ke Turkmenistan untuk menghadiri pertemuan Dewan Kepala Negara Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) dan KTT Lingkungan Hidup Kaspia.

“Kami berbagi perbatasan dengan 15 negara. Jadi AS tidak bisa dengan mudahnya memblokade kami,” kata Pezeshkian kepada stasiun televisi Iran.

Ia menjelaskan, hubungan dengan negara-negara tetangga membuka peluang bagi Iran untuk melanjutkan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, politik, dan keamanan meski menghadapi tekanan dari Washington.

Pezeshkian juga menyebut kunjungan ke Turkmenistan sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan regional dan membahas strategi menghadapi pendekatan sepihak dalam hubungan internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah tekanan AS terhadap Iran melalui blokade maritim dan sanksi yang menyasar berbagai sektor ekonomi, termasuk pembatasan terhadap kemampuan maskapai Iran melayani penerbangan ke sejumlah negara.

Pemerintah Iran menyebut pembatasan di sektor penerbangan itu sebagai “blokade udara” dan berupaya memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga untuk mempertahankan jalur perdagangan serta kerja sama lintas batas.