JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pemimpin Hamas yang berada di luar negeri juga menjadi target Israel setelah komandan Brigade Gaza Utara Hamas, Izz al-Din al-Bik, tewas dalam serangan udara di Gaza.
Katz menyampaikan pernyataan tersebut beberapa jam setelah Israel mengklaim telah menewaskan al-Bik dalam serangan udara di Gaza utara pada Selasa (29/9/2026). Kematian al-Bik juga dikonfirmasi oleh Hamas dan dilaporkan sejumlah media.
Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (30/9/2026), Katz mengatakan, "Para pemimpin Hamas di luar negeri juga berada dalam incaran kami," ujarnya dalam sebuah pernyataan video.
Katz menegaskan Israel akan mengejar pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Katz sebelumnya menyatakan al-Bik merupakan komandan Brigade Gaza Utara Hamas yang tewas dalam serangan Israel di Kota Gaza. Hamas juga mengonfirmasi kematiannya.
Al-Bik mengambil alih komando Brigade Gaza Utara setelah pendahulunya, Ahmed Ghandour, tewas pada November 2023. Israel menyebut al-Bik terlibat dalam perencanaan serangan serta perekrutan anggota Hamas.
Katz juga menyatakan Israel akan terus memburu pemimpin Hamas, termasuk mereka yang berada di luar Jalur Gaza.
Pernyataan tersebut muncul setelah Israel dalam beberapa pekan terakhir menewaskan sejumlah komandan brigade Hamas di Gaza, termasuk komandan Brigade Rafah dan Brigade Khan Younis.
Sebelumnya, Netanyahu mengatakan operasi militer Israel masih berlangsung di sejumlah front, termasuk Gaza dan Lebanon.
Menurut otoritas kesehatan berbasis di Gaza sebagaimana dikutip dalam laporan sumber, serangan Israel sejak gencatan senjata yang mulai berlaku pada Oktober 2025 telah menewaskan 1.422 orang, sehingga jumlah korban tewas sejak 7 Oktober 2023 mencapai 74.023 orang.