JAKARTA, Cobisnis.com – Militer Israel mengonfirmasi keaslian foto yang menunjukkan seorang tentaranya merusak patung Yesus di Lebanon selatan. Insiden ini terjadi di tengah operasi militer Israel yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
Pihak militer menyatakan akan menyelidiki kasus ini secara menyeluruh. Tindakan tegas juga dijanjikan jika ditemukan pelanggaran dalam kejadian tersebut.
Sebelumnya, juru bicara militer Israel sempat menyatakan pihaknya masih memverifikasi foto yang beredar. Namun setelah peninjauan awal, dipastikan bahwa foto tersebut asli dan melibatkan prajurit yang sedang bertugas.
Militer menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung oleh pasukan. Perilaku itu juga dinilai tidak sesuai dengan standar yang diharapkan dari seorang prajurit.
Foto yang beredar memperlihatkan seorang tentara menghantam patung Yesus menggunakan palu godam. Patung tersebut tampak rusak setelah bagian kepalanya dihancurkan.
Laporan media menyebut patung itu berada di desa Debl, wilayah Kristen di Lebanon selatan. Lokasi tersebut berada tidak jauh dari perbatasan dengan Israel.
Pemerintah setempat membenarkan keberadaan patung tersebut di desa mereka. Namun, mereka belum dapat memastikan secara langsung tingkat kerusakan yang terjadi.
Militer Israel menyatakan insiden ini ditangani oleh Komando Utara melalui jalur komando internal. Proses investigasi masih berlangsung untuk menentukan langkah selanjutnya.
Selain itu, pihak militer juga menyampaikan akan membantu komunitas Kristen setempat. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan patung ke kondisi semula.
Situasi ini terjadi di tengah konflik yang melibatkan Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon. Ketegangan meningkat sejak serangan balasan yang dipicu dinamika konflik regional di Timur Tengah.