Jalur Alternatif Minyak Saudi Arabia Terancam Setelah Serangan Houthi movement di Laut Merah

Oleh Zahra Zahwa pada 31 Mar 2026, 16:26 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Saudi Arabia meningkatkan pengiriman minyak mentah melalui pelabuhan Yanbu Port di Laut Merah setelah jalur utama di Strait of Hormuz terganggu akibat konflik kawasan.

Langkah itu memberi ruang sementara bagi pasar energi global yang sedang sensitif. Namun, kondisi baru muncul setelah Houthi movement kembali meningkatkan ancaman terhadap kapal komersial di jalur Laut Merah.

Data pengiriman menunjukkan volume ekspor dari Yanbu mencapai 4,6 juta barel per hari dalam dua pekan terakhir. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding rata-rata tahun lalu.

Sementara itu, kelompok Houthi sebelumnya menyerang kapal dagang di Bab-el-Mandeb Strait sejak akhir 2023. Serangan itu membuat banyak operator kapal memilih rute lebih panjang.

Perubahan rute menyebabkan biaya bahan bakar, asuransi, dan logistik meningkat. Karena itu, tekanan terhadap rantai pasok energi kembali muncul di pasar internasional.

Harga minyak Brent kini bertahan di kisaran 110 dolar Amerika Serikat per barel. Jika ancaman meluas, sejumlah analis memperkirakan harga bisa naik lebih tinggi dalam beberapa bulan mendatang.

Kawasan Asia diperkirakan menghadapi dampak paling cepat karena sebagian besar pengiriman dari Yanbu menuju pasar timur. Negara-negara importir utama mulai menghitung cadangan energi untuk menghadapi potensi keterlambatan pasokan.

Beberapa analis menilai gangguan tambahan di Laut Merah dapat mempercepat kekurangan pasokan regional. Selain itu, perusahaan pelayaran juga diperkirakan menaikkan tarif pengiriman dalam waktu dekat.

Jika jalur ini kembali terganggu, pemerintah Saudi dapat mengalihkan sebagian ekspor ke pasar Eropa. Namun, langkah itu berpotensi mengurangi volume pasokan untuk negara-negara Asia.

Pembahasan lain tentang dinamika energi global juga dapat dilihat melalui laporan pasar minyak internasional terbaru dari International Energy Agency dan perkembangan keamanan maritim di kawasan Timur Tengah.