Jangan Asal Tanam, 4 Tanaman Ini Bisa Mengundang Ular

Oleh Hidayat Taufik pada 05 Sep 2026, 09:00 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Ular yang tiba-tiba muncul di halaman rumah bisa menjadi persoalan yang mengkhawatirkan. Terlebih, sejumlah jenis ular memiliki bisa yang dapat membahayakan manusia.

Kemunculan ular di kawasan permukiman tidak selalu terjadi tanpa sebab. Lingkungan di sekitar rumah yang menyediakan makanan untuk ular dapat menjadi salah satu faktor pemicunya.

Tikus, katak, serangga, serta berbagai hewan kecil lainnya merupakan bagian dari rantai makanan yang dapat menarik ular ke suatu area. Selain itu, kondisi halaman yang terlalu rimbun juga dapat memberikan tempat bagi ular untuk berlindung.

Pekarangan dengan tanaman yang tumbuh terlalu rapat, teduh, atau memiliki tingkat kelembapan tinggi cenderung menyediakan ruang tersembunyi yang sulit terlihat oleh penghuni rumah.

Beberapa tanaman juga dapat menciptakan kondisi tersebut. Berikut jenis tanaman yang perlu diperhatikan jika tumbuh di sekitar rumah:

1. Serai

Serai atau sereh umumnya tumbuh dalam bentuk rumpun dengan daun yang cukup rapat. Bagian bawah tanaman dapat membentuk ruang tersembunyi yang memungkinkan ular berdiam atau mencari perlindungan.

Keberadaan rumpun serai juga dapat menjadi tempat bagi serangga dan hewan pengerat. Jika hewan-hewan tersebut tersedia dalam jumlah banyak, ular bisa ikut mendatangi area tersebut untuk mencari makanan.

2. Perdu

Tanaman perdu sering dipilih untuk mempercantik halaman atau dijadikan pembatas alami. Namun, semak yang tumbuh lebat dapat menciptakan celah yang cocok sebagai tempat persembunyian ular.

Apalagi jika tanaman jarang dipangkas dan area di sekitarnya tidak dibersihkan. Pekarangan pun menjadi lebih sulit diperiksa secara menyeluruh.

3. Bambu

Bambu yang tumbuh dalam rumpun besar dapat menghasilkan area yang teduh dan relatif tertutup. Celah di antara batang serta dedaunan yang lebat bisa dimanfaatkan ular untuk bersembunyi.

Tumpukan daun bambu yang jatuh ke tanah juga dapat menjaga kondisi sekitar pangkal tanaman tetap lembap. Lingkungan yang teduh, sejuk, dan lembap tersebut dapat menjadi tempat berlindung bagi ular.

4. Tanaman Penutup Tanah

Tanaman ground cover atau penutup tanah banyak digunakan untuk memberikan tampilan hijau pada halaman. Jenisnya antara lain rumput gajah, daun singkong, dan krokot.

Karena tumbuh dekat dengan permukaan tanah, tanaman tersebut dapat membuat bagian bawah halaman menjadi lebih sulit terlihat. Kondisi ini dapat memberikan ruang bagi ular untuk bersembunyi.

Meski beberapa tanaman berpotensi menciptakan lingkungan yang disukai ular, pemilik rumah tidak perlu berhenti menanam tanaman di halaman.

Pemilihan jenis tanaman dapat disesuaikan dengan kondisi pekarangan. Beberapa tanaman yang disebut kurang disukai ular antara lain lavender, peppermint, kaktus, rosemary, dan kecubung.

Perawatan halaman juga tidak kalah penting. Tanaman yang terlalu rimbun sebaiknya dipangkas secara berkala. Daun kering, tumpukan kayu, kardus, atau benda lain yang dapat menjadi tempat persembunyian juga sebaiknya segera disingkirkan.

Pekarangan yang bersih, terbuka, dan terawat akan membuat ruang persembunyian ular menjadi lebih terbatas. Dengan begitu, risiko ular menetap atau bersembunyi di sekitar rumah dapat dikurangi.