Karoline Leavitt Mundur dari Sekretaris Pers Gedung Putih, Pilih Fokus pada Keluarga

Oleh Desti Dwi Natasya pada 13 Aug 2026, 20:33 WIB

Karoline Leavitt

JAKARTA, Cobisnis.com - Karoline Leavitt mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Sekretaris Pers Gedung Putih yang akan berlaku pada akhir Agustus 2026, dengan alasan ingin lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memastikan Leavitt tetap berada di lingkaran dekatnya meski tak lagi menjabat sebagai juru bicara resmi Gedung Putih.

"Juru bicara Gedung Putih kita yang luar biasa, sekaligus salah satu ajudan tepercaya saya, Karoline Leavitt, akan mengakhiri tugasnya pada akhir bulan ini agar ia dapat meluangkan lebih banyak waktu bagi anak-anaknya yang masih kecil dan keluarganya," ujar Trump dikutip dari berbagai sumber, Kamis (13/08/2026).

Keputusan tersebut diambil beberapa pekan setelah Leavitt kembali bekerja usai melahirkan anak keduanya, Viviana, pada Mei lalu, setelah sebelumnya sempat menunda cuti melahirkan karena situasi keamanan di sekitar Trump.

"Saya merasa dalam hati bahwa saya tidak bisa menjadi ibu terbaik yang layak didapatkan oleh kedua anak saya yang masih kecil," ungkap Leavitt dikutip dari berbagai sumber, Kamis (13/08/2026).

Leavitt tercatat sebagai sekretaris pers kepresidenan AS termuda dalam sejarah pada usia 28 tahun dan dikenal vokal dalam menghadapi pertanyaan wartawan selama menjalankan tugasnya.

"Saya sangat menikmati peran dalam meminta pertanggungjawaban media liberal serta memastikan rakyat Amerika mendengar kebenaran mengenai berbagai keberhasilan Presiden Trump," tegas Leavitt dikutip dari berbagai sumber, Kamis (13/08/2026).

Meski meninggalkan struktur formal pemerintahan, Leavitt disebut akan tetap membantu Trump sebagai penasihat luar dan memiliki peran berpengaruh di Partai Republik.

Kariernya bersama Trump telah berlangsung sejak periode pertama kepresidenan, sebelum kemudian menjadi juru bicara kampanye Trump pada Pemilu 2024 dan sempat mencalonkan diri sebagai anggota Kongres AS dari New Hampshire pada 2022.

"Perjuangan saya memasuki babak baru, namun masih jauh dari kata usai," pungkasnya dikutip dari berbagai sumber, Kamis (13/08/2026).