Kaya Akan Serat, Konsumsi Jambu Biji Bisa Bantu Kelola Berat Badan

Oleh Chodijah Febriani pada 31 Oct 2026, 10:48 WIB

Jambu Biji - pexels/sha ima

JAKARTA, Cobisnis.com - Memiliki cita rasa yang asam dan manis yang khas, jambu biji tidak hanya buah yang lezat, buah ini mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Buah yang nikmat dimakan langsung atau dibuah jus ini merupakan sumber antioksidan dan serat yang baik untuk tubuh.

Dijelaskan Dt Amreen Sheikh, kepala ahli gizi di KIMS Hospitals, Thane, memulai hari dengan satu buah jambu biji adalah cara sederhana untuk menambahkan lebih banyak serat, vitamin C, dan antioksidan ke dalam diet kamu.

"Kandungan seratnya yang tinggi mendukung pencernaan yang sehat, membuat kamu merasa kenyang lebih lama, dan dapat membantu mengurangi ngemil yang tidak perlu sepanjang hari," ujar Sheikh dikutip dari Indianexpress, Sabtu (31/10/2026).

Selain itu, menurut Sheikh, jambu biji juga kaya akan vitamin C yang mendukung kekebalan tubuh, kesehatan kulit, dan produksi kolagen. Karena memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, jambu biji memberikan pelepasan energi yang stabil menyebabkan peningkatan gula darah yang tajam ketika dikonsumsi sebagai bagian dari sarapan yang seimbang.

Apakah aman mengonsumsinya saat perut kosong?

Sheikh menjelaskan, untuk orang yang sehat jambu biji dapat dikonsumsi saat perut kosong.

"Jambu biji umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan dapat dimakan saat perut kosong. Orang dengan perut sensitif atau kondisi pencernaan seperti IBS mungkin mendapati bahwa kandungan seratnya yang tinggi menyebabkan kembung atau ketidaknyamanan, terutama jika mereka tidak terbiasa mengonsumsi makanan kaya serat."

"Dalam kasus seperti itu, memadukan jambu biji dengan segenggam kacang atau memakannya setelah sarapan mungkin merupakan pilihan yang lebih baik," kata Sheikh.

Apakah jambu biji membantu dalam pengelolaan berat badan?

Sheikh mengungkapkan, jambu biji dapat menjadi tambahan yang bermanfaat untuk rencana pengelolaan berat badan karena secara alami rendah kalori dan tinggi serat.

"Seratnya meningkatkan rasa kenyang, yang dapat membantu mengendalikan rasa lapar dan mengurangi makan berlebihan di kemudian hari. Namun demikian, tidak ada satu buah pun yang dapat menurunkan berat badan dengan sendirinya. Kebiasaan makan yang konsisten, aktivitas fisik teratur, dan diet seimbang secara keseluruhan tetap menjadi faktor kunci," tambah Sheikh.

Lebih lanjut, Sheikh mengatakan satu buah jambu biji ukuran sedang merupakan porsi yang wajar bagi kebanyakan orang. Hindari menambahkan garam, gula, atau bumbu pedas secara teratur, karena dapat mengurangi manfaat kesehatannya secara keseluruhan.

"Penderita gangguan pencernaan sebaiknya meningkatkan asupan serat secara bertahap dan tetap terhidrasi dengan baik. Penderita diabetes dapat memasukkan jambu biji dalam diet mereka, tetapi harus sesuai dengan asupan karbohidrat dan rencana makan mereka secara keseluruhan, bukan sebagai solusi tunggal untuk mengontrol gula darah," tukas Sheikh.