Kemenkes Saudi Pastikan Haji 1447 H Bebas Wabah, Lebih dari 1,2 Juta Layanan Kesehatan Diberikan

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 30 May 2026, 07:34 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan kondisi kesehatan jemaah haji selama musim haji 1447 H atau 2026 M tetap stabil dan terkendali. Tidak ditemukan wabah penyakit maupun ancaman kesehatan yang signifikan selama pelaksanaan ibadah haji.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kemenkes Saudi, Abdulaziz Abdulbaqi, dalam konferensi pers yang dilaporkan Saudi Gazette. Ia menyebut stabilnya kondisi ini didukung sistem layanan kesehatan terpadu yang berjalan efisien.

Salah satu indikator keberhasilan pencegahan penyakit adalah tingkat penggunaan payung oleh jemaah yang mencapai 79 persen. Hal ini menunjukkan kesadaran tinggi terhadap risiko cuaca panas di Arab Saudi.

Hingga 10 Zulhijah 1447 H, lebih dari 1,2 juta layanan kesehatan telah diberikan kepada jemaah. Angka ini mencerminkan besarnya skala operasional medis selama musim haji.

Sebanyak 49.900 jemaah menerima layanan di pusat kesehatan, sementara 41.700 kasus ditangani di instalasi gawat darurat. Klinik rawat jalan melayani 14.500 pasien, dan 4.900 kasus dirawat intensif di rumah sakit.

Tenaga medis juga menangani 29 operasi jantung terbuka, 251 prosedur kateterisasi, serta 337 operasi lainnya. Selain itu, 466 kasus kelelahan akibat panas berhasil ditangani melalui respons cepat di lapangan.

Pusat layanan terpadu 937 menerima lebih dari satu juta panggilan selama musim haji berlangsung. Hal ini menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan kesehatan oleh jemaah.

Kemenkes Saudi juga mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan kaki selama beraktivitas di Mina. Cuaca panas dan banyaknya aktivitas berjalan membuat perawatan kaki menjadi hal penting untuk mencegah cedera.