Kemenko PM Gelar Public Hearing untuk Perkuat Ekosistem Gim Nasional

Oleh Dwi Natasya pada 31 Mar 2026, 16:19 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Kemenko PM gelar Public Hearing untuk memperkuat ekosistem gim nasional di Indonesia. Forum ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan pelaku industri. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi secara langsung.

Kemudian, Kemenko PM gelar Public Hearing dengan menghadirkan pengembang, investor, dan praktisi. Mereka diminta menyampaikan pandangan terkait kondisi industri saat ini. Dengan begitu, kebijakan bisa lebih sesuai kebutuhan.

Deputi Kemenko PM Leontinus Alpha Edison menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan industri gim. Menurutnya, sektor ini terus tumbuh dan memiliki potensi besar. Selain itu, kontribusinya terhadap ekonomi juga semakin terlihat.

Berdasarkan data 2025, nilai ekspor gim Indonesia mencapai 60,8 juta USD. Angka ini menempatkan industri gim di posisi keempat. Sektor ini berada di bawah fesyen, kriya, dan kuliner.

Namun demikian, pangsa pasar gim lokal masih rendah. Saat ini, produk lokal hanya menguasai sekitar 1% pasar domestik. Sementara itu, pasar masih didominasi gim dari luar negeri.

Oleh karena itu, Kemenko PM gelar Public Hearing untuk mencari solusi bersama. Pemerintah ingin memahami langsung kendala di lapangan. Selain itu, masukan ini akan menjadi dasar kebijakan.

“Siang ini, posisinya dibalik. Pemerintah yang akan jadi pendengar,” ujar Leontinus. Ia juga meminta pelaku industri menyampaikan kritik secara terbuka.

Selanjutnya, hasil diskusi akan dirangkum menjadi Policy Brief. Dokumen ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk industri. Dengan demikian, ekosistem gim nasional bisa berkembang lebih kuat.