JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 bagi masyarakat Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mempercepat kesiapan kerja masyarakat. Sistem pembelajaran yang diterapkan berfokus pada praktik langsung agar peserta lebih siap memasuki dunia kerja.
Menurut Yassierli, program ini menjadi jalur cepat bagi peserta untuk memperoleh keterampilan yang dibutuhkan perusahaan. Selain pembelajaran teori, peserta juga akan mendapatkan pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan lapangan.
Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 juga bertujuan memperluas akses pendidikan keterampilan secara merata. Pemerintah berharap masyarakat dari berbagai daerah dapat memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensinya.
Program ini menawarkan berbagai pilihan kejuruan yang mencakup sektor teknologi, manufaktur, elektronika, otomotif, konstruksi, hingga industri kreatif. Selain itu, tersedia pula bidang bisnis, pariwisata, tata kecantikan, pertanian, perikanan, peternakan, dan pelayanan sosial.
Untuk mendukung proses belajar, setiap program dilengkapi fasilitas pelatihan yang memadai. Peserta juga akan mendapatkan bimbingan dari instruktur berpengalaman sesuai bidang keahlian masing-masing.
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta berhak memperoleh Sertifikat Pelatihan sebagai bukti kelulusan. Selain itu, peserta juga berkesempatan mendapatkan Sertifikat Kompetensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2 masih dibuka hingga 9 Juni 2026. Calon peserta dapat mendaftar secara daring melalui platform Skillhub Kemnaker dengan membuat akun, melengkapi biodata, dan mengikuti tahapan asesmen yang tersedia.