JAKARTA, Cobisnis.com – Ketegangan politik di Amerika Serikat kembali memanas setelah pendukung Donald Trump terlibat adu mulut dengan demonstran gerakan ‘No Kings’ di Florida.
Insiden tersebut terjadi di West Palm Beach, ketika sekitar 50 pendukung Trump mendatangi lokasi aksi dan berhadapan langsung dengan massa demonstran.
Situasi sempat memanas saat kedua kelompok saling berteriak dan menyampaikan pandangan politik yang bertolak belakang di tengah kerumunan.
Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi segera turun tangan untuk memisahkan kedua kubu dan mencegah bentrokan fisik yang lebih besar.
Aksi ‘No Kings’ sendiri merupakan bagian dari gelombang protes nasional yang menyoroti berbagai kebijakan pemerintahan Trump.
Isu yang diangkat meliputi perang dengan Iran, kenaikan harga bahan pokok dan energi, hingga kritik terhadap kebijakan imigrasi yang dinilai semakin keras.
Demonstrasi ini berlangsung serentak di berbagai wilayah Amerika Serikat dengan jumlah massa yang sangat besar.
Penyelenggara mengklaim sedikitnya 8 juta orang turun ke jalan dalam lebih dari 3.300 aksi di seluruh 50 negara bagian.
Besarnya partisipasi menunjukkan meningkatnya tekanan publik terhadap pemerintah, sekaligus memperlihatkan polarisasi yang semakin tajam di masyarakat.
Sejumlah tokoh publik juga ikut terlibat dalam aksi ini, termasuk aktor Robert De Niro yang secara terbuka mengkritik kepemimpinan Trump.
Ia menyebut kondisi politik saat ini sebagai ancaman serius terhadap kebebasan dan keamanan nasional.
Gerakan ‘No Kings’ menjadi simbol oposisi paling vokal terhadap Trump sejak ia kembali menjabat pada Januari 2025.
Dengan situasi yang terus memanas, potensi gesekan antara kelompok pro dan kontra pemerintah diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat.