JAKARTA, Cobisnis.com – PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) menutup tahun buku 2025 dengan mencatatkan kinerja positif di tengah dinamika industri perdagangan berjangka. Perusahaan membukukan pendapatan operasional sebesar Rp209 miliar atau tumbuh 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penguatan layanan kliring serta transformasi bisnis yang terus dijalankan perusahaan. Dukungan para pemegang saham juga semakin memperkuat posisi strategis PT KBI dalam ekosistem perdagangan nasional melalui persetujuan laporan keuangan dan rencana bisnis 2026.
Dari sisi operasional, volume transaksi multilateral perdagangan berjangka komoditas meningkat hingga 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, transaksi Timah Luar Negeri naik 23 persen menjadi 9.898 lot dengan nilai transaksi mencapai USD1,672 miliar.
Direktur Utama PT KBI Budi Susanto mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola. “PT KBI terus memperkuat kolaborasi strategis dengan para regulator, mulai dari BAPPEBTI, OJK, hingga Bank Indonesia,” ujarnya.
Menurut Budi, perusahaan juga terus mengembangkan sistem yang mengacu pada The Principles for Financial Market Infrastructures (PFMI) dan Blueprint Pendalaman Pasar Uang 2030. Langkah tersebut difokuskan pada penguatan interkoneksi, interoperabilitas, dan integrasi agar mampu meningkatkan daya saing perusahaan.
Selain mencatat pertumbuhan bisnis, PT KBI juga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan senilai Rp891 juta sepanjang 2025. Program tersebut mencakup sektor sosial, ekonomi, dan lingkungan, termasuk mendukung swasembada pangan melalui Integrated Farming System serta berbagai program kolaborasi BUMN.
Budi menegaskan bahwa pencapaian sepanjang 2025 menjadi fondasi penting bagi pengembangan perusahaan ke depan. “Capaian 2025 menjadi pijakan penting bagi PT KBI untuk terus membangun ekosistem komoditas yang transparan, terintegrasi dan berkelanjutan,” katanya.
Ke depan, PT KBI akan terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan inovasi produk dan ekosistem bisnis. Strategi tersebut diharapkan mampu memperluas kontribusi perusahaan terhadap industri perdagangan berjangka sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.