JAKARTA, Cobisnis.com – New York Knicks mengalahkan San Antonio Spurs 105-104 pada Game 2 Final NBA 2026. Kemenangan itu membuat Knicks unggul 2-0 dalam seri perebutan gelar.
Selain itu, New York kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menjadi juara NBA. Spurs memulai laga dengan baik dan langsung unggul 35-24 pada kuarter pertama.
Namun, Knicks bangkit pada kuarter kedua lewat permainan agresif Karl-Anthony Towns. Center berusia 30 tahun itu mencetak 17 poin pada babak pertama.
Karena itu, Knicks berhasil membalikkan keadaan dan menutup paruh pertama dengan keunggulan empat poin. Setelah jeda, Knicks sempat memperlebar jarak hingga 10 poin.
Meski begitu, Knicks tetap mempertahankan keunggulan hingga memasuki kuarter terakhir. Spurs kemudian meningkatkan intensitas permainan dan memangkas selisih poin secara perlahan.
Pertandingan semakin panas ketika pemain kedua tim terlibat adu argumen di lapangan. Namun, Knicks sempat mencatat keunggulan terbesar mereka saat laga menyisakan enam menit.
Setelah itu, Spurs melancarkan laju 14-0 untuk menyamakan skor menjadi 97-97. Kedua tim saling bertukar keunggulan pada menit-menit akhir pertandingan.
Wembanyama kemudian mencetak layup tambahan satu poin untuk membawa Spurs unggul. Namun, Jalen Brunson langsung membalas dengan tembakan jumper yang membuat skor kembali imbang.
Momen penting terjadi saat Wembanyama melakukan umpan cepat setelah merebut rebound. Sayangnya, bola justru mengenai rekannya sendiri, Stephon Castle, dan berujung turnover.
Karena itu, Knicks memperoleh peluang emas melalui lemparan bebas Brunson. Brunson hanya memasukkan satu dari dua lemparan bebas dan membawa Knicks unggul satu poin.
Spurs masih memiliki kesempatan terakhir untuk menang. Namun, tembakan Wembanyama dari dalam garis tiga poin gagal masuk saat waktu habis. Wembanyama menutup pertandingan dengan 29 poin, sembilan rebound, dan empat blok.