Konsisten Perluas Akses Pembiayaan UMKM-K, Jamkrindo Raih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

Oleh Rizki Meirino pada 12 Oct 2026, 21:23 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo meraih Bisnis Indonesia Financial Awards 2026 dalam kategori Excellence in Bridging MSMEs to Financing Access. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah serta koperasi (UMKM-K).

Melalui layanan penjaminan, Jamkrindo berperan menjembatani pelaku UMKM-K dengan lembaga keuangan untuk memperoleh akses pembiayaan guna mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, dan memperluas kesempatan kerja.

Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Pengembangan Bisnis dan Kelembagaan Jamkrindo, Krisna Johan, dalam acara yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (12/10/2026).

Krisna Johan menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem pembiayaan UMKM-K yang inklusif dan berkelanjutan.

“Bagi Jamkrindo, memperluas akses pembiayaan UMKM-K merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kami memahami bahwa banyak pelaku usaha memiliki potensi untuk berkembang, tetapi masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses pembiayaan formal,” ujar Krisna Johan.

Melalui layanan penjaminan, lanjutnya, Jamkrindo berupaya menjembatani kebutuhan tersebut agar semakin banyak UMKM memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, dan menciptakan lapangan kerja.

Komitmen tersebut tercermin dalam kinerja penjaminan perusahaan. Hingga Agustus 2026, Jamkrindo mencatatkan volume penjaminan konsolidasi sebesar Rp235,44 triliun dengan jumlah UMKM terjamin mencapai 2,6 juta.

Capaian ini menunjukkan luasnya jangkauan layanan penjaminan Jamkrindo dalam mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai sektor.

Krisna Johan menuturkan bahwa penjaminan memiliki peran strategis dalam ekosistem pembiayaan, khususnya bagi pelaku UMKM yang memiliki prospek usaha, tetapi menghadapi keterbatasan dalam memenuhi persyaratan pembiayaan.

Melalui mekanisme penjaminan, Jamkrindo membantu memitigasi risiko kredit bagi lembaga keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, penjaminan dapat mendukung perluasan pembiayaan kepada sektor produktif.

“Peran perusahaan penjaminan adalah memastikan bahwa potensi ekonomi yang dimiliki UMKM mendapatkan kesempatan untuk berkembang. Kami ingin penjaminan menjadi bagian dari solusi yang mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga keuangan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang sehat,” katanya.

Menurut Krisna Johan, perluasan akses pembiayaan perlu berjalan seiring dengan keberlanjutan usaha dan kualitas portofolio penjaminan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM.

Sebagai perusahaan penjaminan yang tergabung dalam holding Indonesia Financial Group (IFG) dan ekosistem Danantara, Jamkrindo terus memperkuat perannya dalam mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional.

Upaya tersebut diwujudkan melalui layanan penjaminan yang mencakup program Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta berbagai produk penjaminan nonprogram untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pelaku usaha.

Melalui layanan tersebut, Jamkrindo mendukung UMKM dari berbagai sektor agar memiliki kesempatan lebih luas untuk mengakses sumber pembiayaan formal. Penjaminan juga berperan dalam memperkuat kepercayaan antara pelaku usaha dan lembaga keuangan sehingga potensi usaha dapat dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi yang produktif.

Sementara itu, Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengatakan bahwa perusahaan akan terus memperkuat kualitas layanan, memperluas jangkauan penjaminan, serta meningkatkan efektivitas proses bisnis melalui transformasi digital dan pengelolaan risiko yang terintegrasi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk beradaptasi dengan dinamika industri sekaligus menjawab kebutuhan pelaku usaha yang terus berkembang.

Upaya transformasi tersebut sejalan dengan semangat IMPACT, yang merupakan singkatan dari Integration, Market, People, Analytics, Customer, dan Technology. Kerangka transformasi ini menjadi landasan Jamkrindo dalam menghadirkan perubahan yang memberikan dampak nyata bagi perusahaan dan masyarakat, sejalan dengan komitmen untuk menjamin lebih luas dan memberikan manfaat lebih besar.

Melalui penguatan integrasi proses bisnis, perluasan pasar, pengembangan kapabilitas sumber daya manusia, pemanfaatan analitik, peningkatan kualitas layanan pelanggan, serta optimalisasi teknologi, Jamkrindo terus mendorong terciptanya proses bisnis yang lebih efektif, adaptif, dan berdaya saing.

“Melalui semangat transformasi IMPACT, kami ingin memastikan bahwa setiap langkah transformasi memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap penguatan transformasi ini semakin memperbesar kontribusi Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM-K, mendorong pertumbuhan usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Abdul Bari.