Luhut Sebut Dunia Hadapi Perfect Storm, Pemerintah Diminta Waspadai Dampak Perang

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 13 Mar 2026, 08:51 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto terkait situasi ekonomi global yang semakin tidak pasti di tengah konflik yang memanas di Timur Tengah.

Luhut menilai dunia saat ini sedang menghadapi kondisi yang ia sebut sebagai “perfect storm” atau badai besar yang terjadi secara bersamaan. Situasi ini muncul ketika pemulihan ekonomi global belum sepenuhnya stabil, namun konflik geopolitik justru semakin meningkat.

Menurut Luhut, eskalasi konflik di Timur Tengah berpotensi memberikan dampak luas terhadap ekonomi dunia. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah rantai pasok energi global.

Ia menjelaskan bahwa ketegangan geopolitik di kawasan penghasil energi utama dapat memicu gangguan distribusi minyak dan gas. Kondisi tersebut berisiko mendorong kenaikan harga energi di pasar internasional.

Luhut mengibaratkan situasi global saat ini seperti mengemudikan kapal di tengah cuaca ekstrem. Dalam kondisi tersebut, setiap keputusan kebijakan harus diambil secara hati-hati dan presisi agar arah ekonomi tetap terkendali.

Di tengah ketidakpastian tersebut, pemerintah Indonesia disebut masih memiliki ketahanan energi yang cukup kuat. Pasokan bahan bakar minyak dan gas nasional hingga saat ini dinilai masih berada dalam kondisi aman.

Meski begitu, Luhut menekankan bahwa pemerintah tidak boleh lengah terhadap dinamika harga energi dunia. Fluktuasi harga minyak global harus terus dipantau karena berpotensi memengaruhi stabilitas fiskal.

Pemerintah juga disebut telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga energi terhadap anggaran negara. Upaya ini penting agar tekanan terhadap APBN tetap dapat dikendalikan.

Selain itu, kebijakan ekonomi juga diarahkan untuk melindungi daya beli masyarakat. Luhut menegaskan bahwa guncangan global tidak boleh sampai memberikan dampak langsung yang terlalu berat bagi masyarakat.

Dalam kondisi global yang penuh ketidakpastian, kecepatan serta ketepatan pengambilan keputusan menjadi kunci penting. Pemerintah diminta terus memantau perkembangan ekonomi dunia secara berbasis data.

Luhut juga mengingatkan pentingnya menjaga optimisme di tengah tekanan global. Menurutnya, kerja sama dan kekompakan seluruh elemen pemerintah akan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ia menilai Indonesia masih memiliki peluang untuk melewati tekanan global selama kebijakan ekonomi dijalankan secara disiplin dan terukur. Pendekatan berbasis data dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci menghadapi tantangan global tersebut.