Masuk Kedokteran 2026? Ini Rincian Uang Pangkal di UI, UGM, Unair, dan PTN Lain

Oleh Hidayat Taufik pada 11 Jun 2026, 19:27 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com — Biaya uang pangkal masih menjadi pertimbangan utama bagi banyak keluarga saat memilih program studi Kedokteran di perguruan tinggi negeri (PTN).

Komponen biaya ini umumnya muncul pada jalur seleksi mandiri. Karena itu, calon mahasiswa perlu menghitung total biaya kuliah sebelum mendaftar.

Kampus biasanya menyebut uang pangkal sebagai Iuran Pengembangan Institusi (IPI) atau istilah serupa. Perguruan tinggi menggunakan dana tersebut untuk mendukung pengembangan fasilitas dan operasional pendidikan.

Selain itu, pemerintah juga mengatur mekanisme penetapan IPI melalui kebijakan biaya operasional pendidikan tinggi. Namun, setiap kampus tetap memiliki skema dan kelompok pembayaran yang berbeda.

Besaran uang pangkal dapat berubah berdasarkan jalur masuk dan kategori kemampuan ekonomi mahasiswa.

Berikut gambaran biaya uang pangkal program S1 Kedokteran di sejumlah PTN pada tahun akademik 2026:

Universitas Indonesia (UI): Rp0–Rp120 juta sesuai kelompok UKT

IPB University: Rp135–150 juta

UPN Veteran Jakarta: Rp260–280 juta

Universitas Padjadjaran (Unpad): Rp195 juta

Universitas Gadjah Mada (UGM): Rp30 juta untuk kategori tertentu

Universitas Sebelas Maret (UNS): Rp25 juta–Rp269,92 juta

Universitas Airlangga (Unair): Rp200 juta

Universitas Brawijaya (UB): Rp150–225 juta

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Rp150 juta

Universitas Negeri Surabaya (Unesa): Rp200–250 juta

UPN Veteran Jakarta mencatat nominal tertinggi dalam daftar ini. Sementara itu, UI dan UGM masih menyediakan skema dengan biaya awal yang lebih rendah pada kelompok tertentu.

Meski begitu, uang pangkal bukan satu-satunya komponen biaya kuliah. Calon mahasiswa juga perlu memperhitungkan UKT, biaya penunjang akademik, serta kebutuhan hidup selama kuliah.

Karena itu, setiap calon mahasiswa sebaiknya memeriksa informasi terbaru melalui laman resmi penerimaan masing-masing kampus. Langkah ini penting agar perencanaan biaya menjadi lebih akurat.