Menara Eiffel Tutup Lebih Awal, Paris Dilanda Gelombang Panas Ekstrem

Oleh Desti Dwi Natasya pada 25 Jun 2026, 08:40 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Menara Eiffel di Paris terpaksa menutup operasional lebih awal setelah Prancis dilanda gelombang panas ekstrem pada pekan ini. Kebijakan tersebut diambil demi menjaga keselamatan pengunjung dan petugas yang berada di kawasan wisata ikonik tersebut.  

Operator Menara Eiffel mengumumkan bahwa lokasi wisata tersebut ditutup lebih cepat dari jadwal normal pada 23 Juni 2026. Penutupan dilakukan ketika suhu udara di sejumlah wilayah Prancis mencapai level yang sangat tinggi.  

Biasanya Menara Eiffel tetap melayani pengunjung hingga larut malam selama musim liburan. Namun kondisi cuaca yang memburuk membuat jam operasional harus disesuaikan sebagai langkah pencegahan.  

Tidak hanya Menara Eiffel, Museum Louvre juga memangkas jam kunjungan akibat cuaca panas yang menyengat. Otoritas setempat menyebut langkah tersebut diperlukan untuk melindungi kenyamanan dan kesehatan pengunjung.  

Gelombang panas yang melanda Prancis disebut sebagai salah satu yang terparah dalam beberapa dekade terakhir. Suhu di beberapa daerah bahkan dilaporkan menembus angka 40 derajat Celsius.  

Kondisi tersebut membuat banyak wisatawan harus mengubah rencana perjalanan mereka. Beberapa tur dan aktivitas luar ruangan di Paris juga mengalami pembatalan akibat cuaca ekstrem.  

Pihak pengelola Menara Eiffel menyatakan jam operasional berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan cuaca. Pengunjung diimbau memantau informasi terbaru sebelum datang ke lokasi wisata tersebut.  

Gelombang panas yang terjadi di Eropa kembali menyoroti dampak perubahan iklim terhadap aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata. Sejumlah destinasi wisata kini mulai menerapkan langkah adaptasi untuk menghadapi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.