Mengapa Orang Indonesia Sulit Lepas dari Makanan Pedas? Ini Alasannya

Oleh Hidayat Taufik pada 07 May 2026, 14:13 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Masyarakat Indonesia masih gemar mengonsumsi makanan pedas dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang memilih hidangan pedas untuk makan siang, makan malam, hingga camilan.

Makanan seperti sambal, ayam geprek, seblak, dan makaroni pedas tetap populer di berbagai daerah. Karena itu, rasa pedas sudah menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia.

Banyak masakan Nusantara menggunakan cabai, lada, dan aneka rempah tradisional. Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia terbiasa dengan cita rasa pedas sejak usia dini.

Makanan pedas juga dipercaya dapat meningkatkan selera makan. Selain itu, cabai mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, dan zat besi yang bermanfaat bagi tubuh.

Namun, konsumsi cabai berlebihan dapat memicu gangguan lambung dan asam lambung naik. Karena itu, para ahli kesehatan menyarankan konsumsi makanan pedas secara wajar.

Iklim tropis Indonesia juga memengaruhi kebiasaan makan masyarakat. Banyak orang percaya makanan pedas membuat tubuh terasa lebih segar saat cuaca panas.

Di sisi lain, sensasi pedas menciptakan rasa unik di mulut. Tubuh kemudian melepaskan hormon endorfin yang membantu mengurangi stres dan memperbaiki suasana hati.

Karena alasan tersebut, banyak orang merasa lebih nyaman setelah menyantap makanan pedas. Meski begitu, konsumsi seimbang tetap penting untuk menjaga kesehatan tubuh.