Jamkrindo

Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Oleh Desti Dwi Natasya pada 09 Jan 2026, 17:39 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Maskapai penerbangan baru, Mukhtara Air, resmi memulai operasionalnya di Indonesia pada Januari 2026. Kehadiran maskapai ini langsung menarik perhatian publik, terutama terkait siapa pihak yang berada di balik kepemilikannya serta fokus layanan yang ditawarkan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa Mukhtara Air telah mengajukan Air Operator Certificate (AOC) sekaligus izin rute penerbangan. Adapun rute awal yang diajukan mencakup penerbangan internasional dari Jakarta dan Surabaya menuju Madinah serta Jeddah.

“Untuk frekuensi penerbangan masih akan dilihat perkembangannya. Penerbangan ini bersifat reguler, bukan carter, dan menggunakan pesawat wide body karena jarak tempuhnya jauh,” ujar Dudy.

Mukhtara Air diketahui dimiliki oleh Manazil Al Mukhtara Company Holding, sebuah perusahaan yang berbasis di Madinah. Perusahaan induk ini dikenal bergerak di sektor layanan haji, umrah, serta perhotelan internasional, sehingga kehadiran Mukhtara Air dinilai sebagai bagian dari penguatan layanan perjalanan ibadah.

Maskapai ini masuk ke industri penerbangan Indonesia dengan membawa investasi besar dan akan beroperasi sebagai maskapai layanan penuh (full service carrier). Mukhtara Air menargetkan standar layanan internasional, baik untuk jamaah ibadah maupun penumpang umum.

Dalam tahap awal operasional, Mukhtara Air memfokuskan layanannya untuk memenuhi kebutuhan jamaah umrah dan haji asal Indonesia. Managing Director Mukhtara Air, Winarso, menjelaskan bahwa armada yang digunakan telah disesuaikan dengan karakter rute penerbangan.

Untuk penerbangan internasional menuju Madinah, Makkah, dan dalam waktu dekat Thaif, Mukhtara Air mengoperasikan pesawat Airbus A330. Sementara itu, rute domestik akan dilayani menggunakan Airbus A320, yang menjangkau kota-kota seperti Surabaya, Denpasar, dan Kualanamu.

Rute domestik tersebut akan berfungsi sebagai penerbangan pengumpan (feeder) guna memperkuat konektivitas antara bandara regional di Indonesia dengan layanan internasional menuju Arab Saudi.

Dengan konsep layanan penuh dan fokus pada pasar ibadah, Mukhtara Air diharapkan dapat menjadi alternatif baru bagi masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan religi maupun penerbangan internasional reguler.