Milo Yiannopoulos Ditahan ICE Setelah Gagal Hadiri Sidang Imigrasi

Oleh Zahra Zahwa pada 29 Aug 2026, 15:25 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com – Tokoh kontroversial asal Inggris, Milo Yiannopoulos, ditahan oleh Immigration and Customs Enforcement (ICE) di Amerika Serikat. Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) mengonfirmasi penahanan tersebut pada Jumat.

Menurut DHS, petugas menangkap Yiannopoulos pada Kamis di sebuah bandara di Louisiana. Hingga Jumat sore, Yiannopoulos masih berada dalam tahanan. Informasi tersebut tercantum dalam sistem pencari tahanan daring milik pemerintah.

Yiannopoulos masuk ke Amerika Serikat secara legal pada 2019. Namun, DHS menyatakan ia kemudian melanggar aturan masa tinggal di negara tersebut.

Selain itu, seorang hakim imigrasi mengeluarkan perintah deportasi final terhadap Yiannopoulos pada 22 Juli. DHS mengatakan hakim mengambil keputusan setelah Yiannopoulos tidak menghadiri sidang imigrasinya.

Karena itu, ICE akan tetap menahan Yiannopoulos sambil menunggu proses pemindahannya dari Amerika Serikat. DHS menyampaikan informasi tersebut melalui unggahan di X. Lembaga itu juga menegaskan bahwa Yiannopoulos akan tetap berada dalam tahanan ICE hingga proses deportasi berlangsung.

Yiannopoulos dikenal sebagai figur kontroversial dalam politik dan media konservatif. Ia membangun reputasi sebagai provokator sayap kanan sejak lebih dari satu dekade lalu. Penahanannya kini menambah babak baru dalam persoalan imigrasi yang dihadapinya di Amerika Serikat.