JAKARTA, Cobisnis.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan terhadap jajaran perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) pada Januari 2026.
Total sebanyak 85 personel mengalami mutasi berdasarkan dua Surat Telegram (ST) yang diterbitkan Kapolri.
Dalam mutasi kali ini, tiga posisi Kapolda mengalami pergantian, yakni Kapolda Sumatera Selatan, Kapolda Papua Barat, dan Kapolda Papua Tengah. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi merupakan proses rutin dalam organisasi Polri.
“Rotasi jabatan dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi, penguatan struktur, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan profesional dan optimal,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).
Mutasi tersebut tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 yang mengatur rotasi terhadap 32 personel lainnya.
Jabatan Kapolda Sumatera Selatan kini diemban oleh Irjen Pol Sandi Nugroho, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadiv Humas Polri. Ia menggantikan Irjen Pol Andi Rian yang dipromosikan menjadi Wakil Kalemdiklat Polri.
Sementara itu, posisi Kapolda Papua Barat dipercayakan kepada Brigjen Pol Alfred Papare, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah. Kursi Kapolda Papua Tengah selanjutnya diisi oleh Kombes Pol Jermias Rontini, eks Irwasda Polda Papua.
Dari keseluruhan 85 personel yang dimutasi, 69 di antaranya mendapatkan promosi jabatan maupun pergeseran setara (flat). Rotasi ini mencakup berbagai posisi strategis, baik di lingkungan Mabes Polri maupun satuan kewilayahan.
Pada jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, terdapat empat pejabat baru yang ditunjuk, yakni Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko sebagai Kalemdiklat Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir sebagai Kadiv Humas Polri, Kombes Pol Abas Basuni sebagai Kapusjarah Polri, serta Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera sebagai Kayanma Polri.
Selain itu, mutasi juga meliputi pengisian 8 jabatan Irjen Pol, 15 jabatan Brigjen Pol, dan 29 jabatan Kombes Pol, termasuk sejumlah posisi Kapolres dan Kapolresta.
Polri berharap para pejabat yang menerima amanah baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Indonesia.