Naik 35% dari Titik Terendah, Bitcoin Kembali ke Zona Bull Market tapi Konfirmasi Bullish Belum Solid

Oleh M.Dhayfan Al-ghiffari pada 06 May 2026, 10:13 WIB

JAKARTA, Cobisnis.com - Bitcoin kembali menembus level US$81.000 pada Selasa (5/5/2026), pertama kali sejak akhir Januari 2026. Kenaikan ini picu optimisme pasar meski konfirmasi bullish belum sepenuhnya solid.

Analis Reku Fahmi Almuttaqin menyebut ini mencerminkan pemulihan sekitar 35% dari titik terendah di US$62.000 pada Februari 2026. Sekaligus mengakhiri fase koreksi tujuh bulan sejak all-time high US$126.000 di September 2025.

Secara teknikal, Bitcoin berhasil kembali ke area bull market support band, batas pemulihan harga yang jadi acuan beberapa bulan terakhir. Ini dinilai sinyal penting oleh analis.

Fahmi juga soroti RSI mingguan Bitcoin yang sempat sentuh level 27,48 pada Maret 2026. Level ini hanya terjadi tiga kali sepanjang sejarah, dan dua kejadian sebelumnya di 2015 dan 2018 menandai titik bawah siklus terdalam.

ETF Bitcoin spot catat inflow US$1,97 miliar sepanjang April 2026. Investor besar seperti Strategy dan Bitmine juga terus tambah akumulasi kripto dalam beberapa pekan terakhir.

Di dalam negeri, inflasi energi ikut menekan. Sejak 4 Mei 2026, Pertamina Dex naik dari Rp23.900 ke Rp27.900 per liter, sementara Dexlite naik dari Rp23.600 ke Rp26.000 per liter.

Avtur domestik di Soekarno-Hatta juga naik 16,16% menjadi Rp27.358 per liter, avtur internasional melonjak 21%. Maskapai pun mulai sesuaikan tarif tiket.

Tekanan ini dipicu ICP di kisaran US$82 hingga US$85 per barel, ditambah rupiah melemah dan geopolitik global yang memanas. Fahmi sebut kondisi ini justru perkuat daya tarik Bitcoin sebagai aset lindung nilai.

"Ketika daya beli rupiah tergerus inflasi, relevansi Bitcoin dan Ethereum sebagai inflation hedge semakin nyata bagi investor Indonesia," ujarnya.

Namun ia ingatkan dompet aktif Bitcoin masih sekitar 531.000 per hari, mendekati level terendah dua tahun. Konfirmasi bullish baru solid jika Bitcoin bertahan konsisten di atas US$82.000 hingga US$85.000, yang buka jalur ke US$90.000 lalu US$100.000.